Warga Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Gerokgak, Tim SAR Gabungan Langsung Lakukan Pencarian - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

9/25/26

Warga Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Gerokgak, Tim SAR Gabungan Langsung Lakukan Pencarian


Buleleng, dewatanews.com — Suasana di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak mencekam setelah seorang anak berusia 11 tahun dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang, Kamis (24/9) sore. Hingga pencarian hari pertama berakhir, korban belum ditemukan dan tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian.

Korban diketahui bernama Gede Adimas Raditya Wibawa (11), seorang siswa kelas 5 SD yang tinggal di Banjar Dinas Batuagung, Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 17.10 WITA dari Kadek Partha, anggota Polsek Gerokgak.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban awalnya berenang bersama dua anak lainnya di Pantai Gerokgak sekitar pukul 16.00 WITA. Ketiganya berenang dengan menggunakan styrofoam.

Sekitar pukul 16.30 WITA, ketiga anak tersebut terseret arus ke arah tengah laut. Dua anak berhasil diselamatkan oleh masyarakat, sedangkan Gede Adimas terseret arus dan kemudian menghilang.

Mendapat laporan tersebut, operator komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung berkoordinasi dengan Polsek Gerokgak dan pihak keluarga korban.

Sekitar pukul 17.30 WITA, sebanyak enam personel Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR.

Setibanya di lokasi, tim melakukan briefing dan pembagian tugas serta menentukan pola pencarian. Empat personel melakukan pencarian melalui jalur laut menggunakan rubber boat ke arah utara dari lokasi kejadian. Sementara personel lainnya melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai ke arah timur sejauh sekitar 2,5 kilometer.

“Pada pukul 18.10 WITA, rubber boat mengarah ke utara,” ujar Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan.

Pencarian melalui jalur laut menggunakan rubber boat berlangsung hingga pukul 18.40 WITA. Setelah itu, pencarian dilanjutkan dengan penyisiran darat ke arah barat dari lokasi kejadian.

“Tim yang di lapangan, yakni pesisir pantai melaksanakan penyisiran di arah timur dan barat,” imbuh Kadek Donny.

Kadek Donny mengatakan, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian melalui jalur laut dan darat dengan mempertimbangkan kondisi di sekitar lokasi kejadian.

Menurutnya, operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai dengan rencana operasi dan perkembangan kondisi di lapangan.

“Pencarian akan terus dilakukan selama tujuh hari apabila korban belum ditemukan, tentunya dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus, serta situasi di lapangan,” ujarnya.

Pencarian hari pertama akhirnya dihentikan sekitar pukul 21.30 WITA. Namun, hingga pencarian dihentikan, korban masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan berencana melanjutkan pencarian pada Jumat (25/9) pagi dengan menyesuaikan rencana operasi serta perkembangan kondisi di lapangan.

Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur SAR gabungan turut terlibat, di antaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Pol Airud Polda Bali, Pol Airud Polres Gerokgak, Polsek Gerokgak, Babinsa Gerokgak, TNI AL Celukan Bawang, Camat Gerokgak beserta perangkat desa, Cendana Mutiara, Satpol PP Gerokgak, serta keluarga korban.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com