Buleleng, dewatanews.com — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan pertokoan di Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Selasa (1/9) malam. Sebanyak tujuh ruko dan dua rumah warga hangus terbakar, sementara dua ruko lainnya turut terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sehari setelah kejadian, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait turun langsung meninjau kondisi ruko dan rumah warga yang terdampak, Rabu (2/9).
Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Buleleng turut menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa sembako dan perlengkapan rumah tangga kepada para korban. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak musibah.
Wabup Supriatna menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia sekaligus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang kering dan panjang serta disertai angin kencang.
“Kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama pada musim kemarau seperti sekarang. Kita tidak ingin kejadian serupa kembali terjadi,” ujar Supriatna.
Pemkab Buleleng bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, TNI, Polri, PMI, serta seluruh stakeholder terkait akan terus memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi dalam menghadapi potensi bencana kebakaran.
Selain penanganan pascakejadian, Pemkab Buleleng juga menyiapkan langkah antisipasi. Salah satunya dengan mempertimbangkan pengadaan hidran, terutama di kawasan pasar desa.
Keberadaan hidran dinilai penting untuk mempercepat akses sumber air apabila terjadi kebakaran, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat. Usulan pengadaan tersebut diharapkan dapat diprogramkan melalui APBD Tahun Anggaran 2027.
Pemerintah mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com