Tersesat di Gunung Agung, Dua Pendaki Ditemukan Selamat Setelah 4 Jam Pencarian - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

9/9/26

Tersesat di Gunung Agung, Dua Pendaki Ditemukan Selamat Setelah 4 Jam Pencarian


Karangasem, dewatanews.com – Dua pendaki yang sempat tersesat di kawasan Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama sekitar empat jam, Rabu (9/9).

Keduanya ditemukan sekitar pukul 13.30 Wita di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), tepatnya di antara Sungai Lebih dan Sungai Telung Buana. Saat ditemukan, kedua pendaki hanya mengalami kelelahan.

Operasi pencarian ini bermula setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan adanya dua pendaki yang tersesat di kawasan Gunung Agung pada Rabu sekitar pukul 08.25 Wita.

Keduanya diketahui berada di kawasan Gunung Agung sejak Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 17.30 Wita dan mengalami kesulitan untuk menemukan jalan kembali.

Tim SAR gabungan kemudian menyisir sejumlah jalur yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan kedua pendaki.

“Berdasarkan informasi posisi terakhir pendaki dan petunjuk yang ada di lapangan, kami mencurigai posisi pendaki berada di jalur menuju ke Telung Buana,” jelas Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Handika Bhayangkara.

Sekitar pukul 12.00 Wita, tim bergerak melewati kawasan Pura Telaga Mas. Tak lama berselang, pukul 12.15 Wita, lima pemandu lokal menyusul dari arah Pura Pasar Agung, Selat, Karangasem, untuk membantu pencarian.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 13.30 Wita, SRU 1 melaporkan telah menemukan kedua pendaki.

“Selama empat jam pencarian, pendaki dapat kami temukan di ketinggian 2.000 mdpl pada pukul 13.30 Wita dengan kondisi selamat dan hanya mengalami kelelahan,” ungkap Putu.

Proses evakuasi tidak berlangsung mudah. Tim harus menghadapi medan yang curam dan lokasi penemuan berada di luar jalur pendakian. Kondisi semakin menantang karena hujan ringan dan kabut tebal menyebabkan jarak pandang terbatas.

Untuk mempercepat proses evakuasi, pada pukul 15.45 Wita sebanyak lima personel tambahan bergerak menuju lokasi untuk membantu evakuasi sekaligus membawa tambahan logistik bagi tim yang berada di lapangan.

Sementara itu, SRU 1 bersama kedua pendaki melanjutkan perjalanan turun menuju Pura Pasar Agung. Sekitar pukul 16.45 Wita, seluruh tim SAR gabungan bersama kedua pendaki akhirnya tiba di area parkir Pura Pasar Agung.

Kedua pendaki kemudian mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis dari tim Puskesmas Selat Karangasem. Setelah dipastikan dalam kondisi baik, keduanya dijemput oleh rekan-rekannya untuk kembali menuju Denpasar.

Operasi SAR tersebut melibatkan personel dari Pos SAR Karangasem, BPBD Kabupaten Karangasem, Babinsa Desa Sebudi, Bhabinkamtibmas Desa Sebudi, Polsek Selat, Damkar Karangasem, Puskesmas Selat beserta ambulans, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Mudi Go To Mountain, KATA (Karangasem Trekking Association), Kelompok Pemandu Pengubengan, Pemandu Gunung Agung Lestari/Edelweis, serta rekan kedua pendaki.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengimbau masyarakat, khususnya para pendaki, agar mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan pendakian.

Pendaki juga diminta memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan jalur pendakian resmi, serta tidak memaksakan diri ketika menghadapi kondisi berisiko. Bagi pendaki pemula, pendampingan pemandu lokal juga sangat dianjurkan.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com