Karangasem, dewatanews.com — Seorang pendaki Gunung Agung, Komang Sandi Darmawan (15), warga Banjar Yeha, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, berhasil dievakuasi tim SAR gabungan setelah terjatuh ke jurang sedalam sekitar 12 meter di ketinggian kurang lebih 2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl), Minggu (6/9).
Informasi kejadian tersebut diterima Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem pada pukul 08.30 Wita dari pelapor bernama Wayan Widiyasa. Berdasarkan laporan, korban diperkirakan terjatuh sekitar pukul 06.30 Wita.
Sebelumnya, korban bersama seorang rekannya melakukan pendakian sejak dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Dalam perjalanan menuju puncak, korban mengalami kecelakaan hingga terjatuh ke jurang.
Mendapat laporan tersebut, petugas siaga Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem langsung berkoordinasi dengan pemandu lokal Gunung Agung untuk memberikan pertolongan awal.
Pada pukul 07.30 Wita, satu tim aju diberangkatkan lebih dahulu untuk mempercepat proses evakuasi. Tim tersebut terdiri dari 25 pemandu lokal Pasar Agung yang bergerak menuju lokasi korban.
“Tim satu terdiri dari 25 orang pemandu lokal Pasar Agung untuk bergerak mendahului melakukan proses evakuasi,” jelas Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Handika Bhayangkara.
Sementara itu, sebanyak 13 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem tiba di Pos Pasar Agung sekitar pukul 09.50 Wita. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pembagian tugas sebelum bergerak menuju titik korban.
Pada pukul 10.00 Wita, tim kedua yang terdiri dari 13 personel SAR gabungan menyusul menuju lokasi. Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam 15 menit, tim kedua bertemu dengan tim pertama di ketinggian sekitar 1.900 mdpl.
Untuk memperkuat proses evakuasi, tim ketiga yang terdiri dari enam personel SAR gabungan kemudian diberangkatkan pada pukul 11.50 Wita menuju lokasi.
Setelah melalui proses evakuasi yang berlangsung hampir lima jam, tim SAR gabungan bersama korban akhirnya tiba di posko area parkir Pura Pasar Agung, Selat, Karangasem, pada pukul 12.15 Wita.
Korban kemudian mendapatkan penanganan awal dari tim medis Puskesmas Selat sebelum dibawa ke rumah sakit.
“Hampir lima jam proses evakuasi, dari tim satu sampai tim tiga sampai di Posko Pasar Agung. Kendala yang kami hadapi di lapangan terkait cuaca, hujan gerimis dan kabut tebal dengan visibility sekitar 20 meter,” ungkap Bhayangkara.
Pada pukul 12.25 Wita, korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Karangasem untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Operasi SAR tersebut melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, BPBD Kabupaten Karangasem, Babinsa Desa Sebudi, Bhabinkamtibmas Desa Sebudi, Polsek Selat, Puskesmas Selat, pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung Selat, serta pihak keluarga korban.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com