Bupati Kembang Turun Langsung Tinjau Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

9/15/26

Bupati Kembang Turun Langsung Tinjau Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana


Jembrana, dewatanews.com — Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan turun langsung mengecek progres perbaikan sejumlah sekolah. Ia meninjau rehabilitasi SD Negeri 2 Banjar Tengah dan SD Negeri 2 Loloan Barat, Selasa (15/9).

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, kepala sekolah, serta komite sekolah, Bupati Kembang melihat langsung kondisi ruang-ruang kelas yang tengah direhabilitasi.

Dalam peninjauan tersebut, Kembang menekankan agar pengerjaan dilakukan dengan kualitas terbaik, terutama menyangkut konstruksi bangunan. Menurutnya, fasilitas sekolah harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa dalam jangka panjang.

“Untuk atap yang menggunakan baja, harus baja yang bagus, supaya bisa bertahan hingga 30-40 tahun,” tegas Kembang.

Tak hanya soal bangunan, Bupati Kembang juga menyoroti persoalan pemerataan tenaga pendidik. Saat ini, Kabupaten Jembrana masih mengalami kekurangan 258 guru.

Menurutnya, persoalan bukan semata jumlah guru yang kurang, tetapi juga distribusinya yang belum merata. Ada sekolah yang kekurangan dua hingga tiga guru, sementara sekolah lain memiliki jumlah tenaga pendidik yang relatif lengkap.

“Kita saat ini kekurangan 258 guru. Jika dibagi rata, setiap sekolah mungkin hanya kekurangan satu orang guru. Namun praktiknya, ada sekolah yang kekurangan dua sampai tiga guru, sementara sekolah lain jumlah gurunya lengkap,” ujarnya.

Kembang meminta pemerataan guru dilakukan secara adil agar beban mengajar tidak hanya bertumpu pada sekolah tertentu. Ia juga mendorong kepala sekolah ikut mengambil peran ketika sekolah mengalami kekurangan guru.

“Mestinya adil. Di sekolah yang kekurangannya cukup banyak guru, kepala sekolah juga harus turun tangan ikut mengajar,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Kembang juga telah meninjau progres perbaikan di SD Negeri 1 Dangintukadaya dan SD Negeri 2 Yehembang pada pekan lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra menjelaskan, rehabilitasi sekolah tahun ini dilaksanakan melalui mekanisme swakelola dalam program e-revitalisasi pemerintah pusat.

Sebanyak 9 SD, 3 SMP, dan 22 PAUD telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Pendanaan ditransfer langsung dan dikelola oleh masing-masing satuan pendidikan.

Selain itu, terdapat enam SMP susulan yang masih dalam tahap sosialisasi dan menunggu penerbitan PKS dari pemerintah pusat.

Anom berharap PKS tersebut segera diterbitkan mengingat pengerjaan fisik ditargetkan rampung pada Desember 2026.

“Untuk enam SMP susulan ini kami masih menunggu kepastian PKS dari pusat. Mengingat batas waktu pengerjaan fisik ditargetkan selesai pada Desember mendatang, kami berharap PKS bagi sekolah yang sudah sosialisasi bisa segera terbit,” pungkasnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com