Bupati Adi Arnawa: Budaya Jadi Garda Pariwisata Bali, Infrastruktur Pura dan Kawasan Wisata Diperkuat - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

9/7/26

Bupati Adi Arnawa: Budaya Jadi Garda Pariwisata Bali, Infrastruktur Pura dan Kawasan Wisata Diperkuat


Badung, dewatanews.com — Ketergantungan ekonomi Badung terhadap sektor pariwisata membuat pelestarian budaya dan spiritualitas Bali semakin penting. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan, pertumbuhan ekonomi tidak boleh berjalan dengan mengesampingkan adat, tradisi, serta keberadaan tempat suci yang menjadi bagian penting dari daya tarik pariwisata Bali.

Pernyataan tersebut disampaikan Adi Arnawa saat menghadiri sekaligus menjadi upasaksi Karya di Pura Ibu Panti Dukuh Bualu, Wantilan Dadia Bualu, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Senin (7/9).

Dalam kesempatan itu, Adi Arnawa menandatangani prasasti karya sebagai penanda pelaksanaan Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Pedudusan Wraspati Kalpa, Caru Rsi Gana Utama lan Nyurud Ayu. Puncak pujawali dijadwalkan berlangsung pada Anggara Kliwon Wuku Prangbakat, Selasa (15/9).

Di hadapan krama, Adi Arnawa menyampaikan bahwa sektor pariwisata memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai faktor eksternal, mulai dari bencana alam hingga gangguan mobilitas wisatawan global.

“Pariwisata itu sifatnya sangat rentan. Hari ini bisa bagus, besok bisa tiba-tiba tidak,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat fondasi sosial, budaya, dan spiritual masyarakat. Terlebih, Badung disebut memberikan kontribusi sekitar 74 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Bali.

Karena itu, pemerintah tidak hanya dituntut mengejar peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga menjaga ekosistem budaya yang menjadi bagian dari identitas sekaligus daya tarik Bali.

“Sekarang ini tiyang sedang fokus membenahi beberapa fasilitas umum pada sejumlah pura Kahyangan Jagat. Ekonomi tidak akan bisa tumbuh tanpa dukungan infrastruktur,” kata Adi Arnawa.

Selain fasilitas tempat ibadah, Pemkab Badung juga mendorong pembenahan transportasi, jalur pedestrian, hingga kantong parkir di kawasan pariwisata. Bualu menjadi salah satu wilayah yang dinilai strategis karena berada di kawasan penyangga pariwisata internasional Nusa Dua.

Pembenahan infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan wisatawan sekaligus mendorong peningkatan length of stay. Dengan durasi kunjungan yang lebih panjang, perputaran ekonomi diharapkan semakin dirasakan pelaku usaha dan masyarakat.

“Semoga karya berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan, sida karya, sida purna, sida sidaning don,” pungkasnya.

Sementara itu, Manggala Prawartaka Karya, I Wayan Garta, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Badung atas dukungan dalam pembangunan Pura Ibu Panti Dukuh Bualu.

Ia menjelaskan, pelaksanaan karya besar tersebut membutuhkan biaya cukup besar yang bersumber dari swadaya krama. Kebutuhan anggaran berkaitan dengan tingkatan dan kompleksitas seluruh rangkaian upacara hingga tahap pengeremekan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan DPD RI, sejumlah Anggota DPRD Badung, jajaran Kecamatan Kuta Selatan bersama unsur Tripika, Lurah Benoa, Bendesa Adat Bualu, Penglingsir Pasemetonan Dukuh Bali I Nyoman Sumerta, serta krama Pasemetonan Dukuh Badung.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com