Bantuan Beras di Tengah Tahapan Pilkel Gianyar, Netralitas Desa Suwat Jadi Sorotan - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

9/8/26

Bantuan Beras di Tengah Tahapan Pilkel Gianyar, Netralitas Desa Suwat Jadi Sorotan


Gianyar, dewatanews.com — Penyaluran bantuan beras kepada masyarakat di Desa Suwat, Kecamatan Gianyar, menjadi perhatian di tengah berlangsungnya tahapan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Kabupaten Gianyar 2026.

Pihak desa menegaskan, penyaluran bantuan tersebut semata-mata berkaitan dengan kepentingan administrasi dan pemenuhan hak masyarakat penerima bantuan, tanpa kepentingan politik tertentu.

“Ini kepentingannya dokumen dan tidak ada kepentingan lain,” ujarnya.

Penegasan serupa disampaikan Wastini. Ia membantah adanya arahan kepada masyarakat penerima bantuan untuk memilih calon tertentu dalam Pilkel.

“Dalam pembagian bantuan ini tidak ada ajakan kepada masyarakat untuk memilih siapa pun,” tegasnya.

Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian, bantuan tersebut bukan program yang secara khusus dibuat menjelang pelaksanaan pemilihan.

“Yang menerima adalah masyarakat yang memang sudah masuk dalam data penerima. Jadi ini bukan bantuan yang tiba-tiba dibuat menjelang pemilihan,” jelasnya.

Sorotan terhadap penyaluran bantuan ini tidak terlepas dari momentum Pilkel Serentak Kabupaten Gianyar 2026. Tahun ini, sebanyak 26 desa mengikuti Pilkel Serentak dengan total 61 calon perbekel. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026.

Dengan waktu pencoblosan yang semakin dekat, berbagai kegiatan pemerintahan desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi perhatian, khususnya yang melibatkan calon petahana (incumbent) yang tengah menjalani masa cuti.

Persoalannya bukan semata mengenai pembagian 30 kilogram beras kepada masyarakat. Perhatian juga tertuju pada waktu penyaluran, posisi calon incumbent, serta keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam kegiatan pemerintahan desa selama tahapan Pilkel berlangsung.

Bawaslu Gianyar kini akan mendalami persoalan tersebut untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran terhadap ketentuan Pilkel atau tidak.

Hingga proses pendalaman dilakukan, belum dapat disimpulkan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan politik uang ataupun pelanggaran Pilkel.

Bawaslu menekankan bahwa proses dan potensi persepsi keberpihakan menjadi bagian yang perlu diperhatikan selama tahapan pemilihan berlangsung.

“Yang kami jaga adalah prosesnya. Jangan sampai ada kegiatan yang kemudian menimbulkan keuntungan atau persepsi keberpihakan kepada salah satu calon,” ujar Hartawan.

Semakin dekatnya hari pencoblosan membuat transparansi dan netralitas menjadi perhatian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkel Serentak Gianyar 2026.

Sebab, yang menjadi perhatian publik bukan hanya kapan bantuan disalurkan, tetapi juga siapa yang hadir, bagaimana bantuan diberikan, dan apakah seluruh proses berlangsung tanpa kepentingan politik tertentu.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com