Jembrana, dewatanews.com — Antusiasme ribuan warga Jembrana menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto mendapat apresiasi dari pihak Istana. Sambutan hangat dan tertib masyarakat di sepanjang rute kunjungan dinilai menunjukkan energi positif sekaligus kedekatan antara pemimpin dan rakyat.
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8), dalam rangka groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gilimanuk.
Ribuan warga, termasuk anak-anak sekolah, memadati sepanjang jalur dari Lapangan Gilimanuk, lokasi pendaratan helikopter kepresidenan, hingga Monumen Lintas Laut yang menjadi lokasi pelaksanaan groundbreaking.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dalam obrolan singkat bersama Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan masyarakat.
Teddy menilai ketertiban serta antusiasme warga Jembrana menciptakan suasana yang hangat dan penuh energi positif.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyambut baik apresiasi tersebut. Menurutnya, antusiasme masyarakat merupakan bentuk kebanggaan sekaligus kerinduan warga Jembrana atas kehadiran Presiden di tanah Mekepung.
“Kami sangat bersyukur dan terharu melihat antusiasme masyarakat Jembrana. Kehadiran Bapak Presiden membawa angin segar dan harapan baru bagi kemajuan daerah kami, khususnya di bidang infrastruktur dan ekonomi daerah,” ujar Bupati Kembang.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama masyarakat siap mendukung berbagai agenda strategis nasional yang tengah digulirkan pemerintah pusat di Bali, khususnya di Jembrana.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu kunci penting untuk mempercepat pembangunan di Bali Barat.
“Apresiasi dari Istana ini milik seluruh warga Jembrana. Ini membuktikan bahwa keterlibatan dan keramahan warga kita mendapat tempat tersendiri di hati Bapak Presiden,” pungkasnya.
PLTS Gilimanuk Jadi Tonggak Energi Bersih
Kunjungan Presiden Prabowo ke Jembrana juga menjadi momentum penting bagi pengembangan energi baru terbarukan di Bali. Pemerintah melakukan groundbreaking PLTS Gilimanuk sebagai bagian dari peluncuran program pembangunan PLTS yang tersebar di 14 lokasi.
Pengembangan PLTS berskala besar tersebut diharapkan menjadi salah satu tonggak percepatan transisi energi bersih nasional sekaligus memperkuat kemandirian energi di Bali.
PLTS Gilimanuk dikembangkan untuk mengurangi ketergantungan sistem kelistrikan Bali terhadap pembangkit berbahan bakar minyak (BBM).
Proyek tersebut direncanakan memiliki kapasitas pembangkitan sebesar 100 GWp, dengan dukungan sistem penyimpanan energi baterai atau Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 1.000 MWh.
Dengan kapasitas tersebut, PLTS Gilimanuk diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik sekitar 470 GWh per tahun.
Groundbreaking ini sekaligus menandai langkah strategis pemerintah dalam memperluas pemanfaatan energi surya dan memperkuat sistem kelistrikan Bali melalui sumber energi yang lebih bersih.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Wakil Panglima TNI, Direktur Utama PLN beserta jajaran, Gubernur Bali bersama Forkopimda Provinsi Bali, Forkopimda Kabupaten Jembrana, serta sejumlah instansi terkait.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com