Jembrana, dewatanews.com – Enam siswa asal Kabupaten Jembrana mengukir prestasi membanggakan dengan terpilih mewakili Provinsi Bali dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tingkat nasional.
Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) itu berlangsung secara daring melalui pusat asesmen pada 26–30 Agustus 2026.
Keenam siswa tersebut terdiri dari empat peserta bidang Matematika, yakni Kennichi Jonathan Wang dari SDK Marsudirini, I Putu Arka Aditya Putra dari SD Negeri 6 Tegalcangkring, I Komang Satwika Pradnya Wiweka dari SD Negeri 1 Baler Bale Agung, serta Putu Raditya Widiadinata dari SMP Negeri 1 Negara.
Sementara itu, dua siswa lainnya, yakni Ni Luh Komang Hari Pranaprya Vrinda Vaneswari dari SDK Marsudirini dan Made Wahyu Krsna Ananda dari SMP Negeri 1 Negara, berlaga pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengapresiasi keberhasilan keenam siswa tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti semangat juang dan kegigihan pelajar Jembrana dalam mengembangkan potensi sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
“Semangat juang yang ditunjukkan anak-anak ini hendaknya menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, berusaha, dan berani berprestasi,” ujar Bupati Kembang, Kamis (27/8).
Bupati Kembang juga menyampaikan optimismenya terhadap perjuangan keenam siswa Jembrana di tingkat nasional. Ia berharap para peserta mampu memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Jembrana.
“Harumkan nama Jembrana di tingkat nasional. Saya yakin kalian akan mengalahkan pesaing-pesaing yang lain di sana dan memberikan hasil yang terbaik,” tegasnya.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com