Wagub Giri Prasta Apresiasi Kekompakan Krama Pangyangan, Bupati Kembang Dampingi Ngupasaksi Karya Agung di Pura Desa lan Puseh - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

7/7/26

Wagub Giri Prasta Apresiasi Kekompakan Krama Pangyangan, Bupati Kembang Dampingi Ngupasaksi Karya Agung di Pura Desa lan Puseh


Jembrana, dewatanews.com – Kekompakan dan semangat gotong royong krama Desa Adat Pangyangan, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan dalam menyelenggarakan Karya Agung Mupuk Pedagingan lan Ngenteg Linggih di Pura Desa lan Puseh menuai apresiasi dari Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. Didampingi Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Wagub menilai kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelestarian adat, agama, tradisi, dan budaya Bali.

Kehadiran Wakil Gubernur Bali menjadi wujud dukungan pemerintah terhadap pelestarian warisan budaya Bali yang tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Wagub Giri Prasta bersama Anggota DPD RI, I Komang Merta Jiwa disambut langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan didampingi Ny. Drg. Ani Setiawarini, Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi beserta anggota DPRD, camat, perbekel, bendesa adat, serta krama Desa Adat Pangyangan pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, Selasa (7/7).

Dalam sambutannya, Giri Prasta mengapresiasi kekompakan masyarakat yang berhasil menyukseskan rangkaian upacara adat tersebut.

“Terbukti, titiang baru masuk, melihat parahyangannya niki becik pisan, upakara-upacaranya memargi, bagus dan luar biasa Karya Ngenteg Linggih ini,” ujarnya.

Menurutnya, semangat gotong royong yang terus dijaga masyarakat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis, damai, dan sejahtera.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberadaan pura sebagai pusat spiritual sekaligus warisan leluhur yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi.

“Pura bukan hanya tempat persembahyangan, tetapi juga simbol jati diri dan warisan leluhur yang harus kita rawat bersama untuk anak cucu kita di masa depan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan karya, Wagub Bali menyerahkan dana punia sebesar Rp25 juta yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Pangyangan, I Ketut Rena.

Sementara itu, Bendesa Adat Pangyangan yang juga Ketua Panitia Karya, I Ketut Rena, mengungkapkan pembangunan Pura Desa lan Puseh Desa Adat Pangyangan tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Ia menyebut, saat awal pembangunan, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang ketika itu belum menjabat sebagai bupati memfasilitasi pengajuan proposal bantuan kepada I Nyoman Giri Prasta saat masih menjabat Bupati Badung.

“Astungkara dengan bantuan BKK Badung saat itu, Pura Desa lan Puseh Desa Adat Pangyangan kini sudah berdiri dan saat ini sedang berlangsung upacara Ngenteg Linggih. Atas nama krama Desa Adat Pangyangan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur Bali, Bapak Bupati Jembrana, beserta seluruh jajaran,” ujarnya.

Ketut Rena menambahkan, rangkaian Karya Agung Mupuk Pedagingan lan Ngenteg Linggih telah dimulai sejak 5 Juni 2026 dan akan berakhir dengan upacara penyineban pada 15 Juli 2026.

“Kurang lebih yadnya berlangsung selama satu setengah bulan. Astungkara seluruh rangkaian dapat berjalan lancar, labda karya, serta ngemolihang kerahayuan bagi seluruh krama Desa Adat Pangyangan,” pungkasnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com