Rumah Ludes Dilalap Api Saat Ditinggal ke Sawah, Ibu Tiga Anak di Klungkung Menangis Saksikan Seluruh Hartanya Jadi Abu - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

6/9/26

Rumah Ludes Dilalap Api Saat Ditinggal ke Sawah, Ibu Tiga Anak di Klungkung Menangis Saksikan Seluruh Hartanya Jadi Abu


Klungkung, dewatanews.com – Tangis pilu pecah di Banjar Tengah, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Selasa (9/6) pagi. Seorang ibu rumah tangga, Luh Suardani (37), hanya bisa menyaksikan rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung keluarganya hangus dilalap si jago merah dalam hitungan menit.

Musibah yang terjadi sekitar pukul 07.00 Wita itu menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah beserta berbagai harta benda di dalamnya. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp125 juta.

Ironisnya, kebakaran terjadi sesaat setelah rumah dalam keadaan kosong. Pagi itu, Luh Suardani masih sempat menyiapkan bekal kerja suaminya, Komang Suastika Arianta (44), serta mengurus kebutuhan sekolah ketiga anak mereka. Setelah seluruh aktivitas selesai, ia diantar sang suami menuju sawah, sementara anak-anaknya berangkat ke sekolah seperti biasa.

Namun ketenangan pagi itu berubah menjadi mimpi buruk. Tak lama setelah berada di sawah, korban menerima kabar mengejutkan dari warga bahwa rumahnya terbakar.

Saat bergegas kembali ke rumah, kobaran api sudah membesar. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, sementara warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Dalam kondisi panik dan tak berdaya, korban hanya bisa menangis menyaksikan rumah serta barang-barang yang dikumpulkan bertahun-tahun lenyap dalam sekejap.

Personel Polres Klungkung dan Polsek Banjarangkan yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk membantu pengamanan dan penanganan. Sekitar pukul 07.50 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Klungkung tiba dan segera melakukan proses pemadaman.

Petugas Damkar, personel TNI dari Koramil 1610-02 Banjarangkan, anggota kepolisian, serta warga setempat bahu-membahu menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kapolsek Banjarangkan, AKP I Ketut Budiarsana, SH., MH., mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami bersama personel Polres Klungkung, TNI, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat melakukan penanganan di lokasi kejadian. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah potensi korsleting yang dapat menyebabkan kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Klungkung, Dewa Putu Suwarbawa, SH., menyampaikan dua armada pemadam langsung diterjunkan ke lokasi sehingga api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain.

“Dua unit armada dikerahkan ke lokasi dan api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan lain,” katanya.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi rumah. Namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi keluarga korban. Dalam satu pagi, tempat tinggal dan sebagian besar harta benda yang menjadi penopang kehidupan keluarga itu musnah menjadi abu. Musibah tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada dan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik guna mencegah tragedi serupa terulang kembali.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com