Gianyar, dewatanews.con - Upaya membangun budaya digital yang sehat di kalangan pelajar terus digencarkan jajaran kepolisian. Kali ini, Humas Polres Gianyar turun langsung memberikan pembinaan netizen sekaligus sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) di SMP Negeri 2 Gianyar, Senin (4/5).
Kegiatan edukatif ini dipimpin oleh Kasi Humas Polres Gianyar, Aipda I Gusti Ngurah Suardita, yang menyasar para siswa sebagai generasi muda yang aktif menggunakan media sosial. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam berinteraksi di ruang digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang pesat harus diimbangi dengan literasi digital yang memadai. Pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu memilah informasi, menghindari penyebaran hoaks, serta menjaga sopan santun dalam setiap unggahan maupun komentar.
“Media sosial harus dimanfaatkan secara positif, seperti untuk mendukung proses belajar, berbagi hal-hal bermanfaat, dan membangun komunikasi yang sehat. Jangan sampai justru menjadi sarana untuk menyebarkan kebencian atau melakukan perundungan,” tegasnya di hadapan para siswa.
Selain pembinaan netizen, materi yang disampaikan juga menyoroti bahaya bullying, baik yang terjadi secara langsung di lingkungan sekolah maupun dalam bentuk cyberbullying. Suardita menjelaskan bahwa dampak perundungan tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis korban dalam jangka panjang.
Para siswa diajak untuk menumbuhkan rasa empati, saling menghargai perbedaan, serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan. Lingkungan sekolah, kata dia, harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar dan berkembang.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa. Sejumlah pertanyaan seputar etika bermedia sosial hingga cara menghadapi cyberbullying mencerminkan tingginya kepedulian pelajar terhadap isu tersebut.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap pembinaan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Edukasi sejak dini dinilai penting untuk membentuk karakter pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam bersikap di dunia digital.
Melalui kegiatan ini, Polres Gianyar berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan ekosistem digital yang positif, aman, dan bebas dari praktik perundungan, sekaligus mendukung terciptanya generasi muda yang berintegritas di era teknologi.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com