Pengendalian Sampah untuk Menjaga Kesucian dan Kenyamanan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Batur - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

4/6/26

Pengendalian Sampah untuk Menjaga Kesucian dan Kenyamanan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Batur


Bangli, dewatanews.com - Pengendalian dan penanggulangan sampah menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Batur, Desa Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Upaya ini dilakukan untuk menjawab meningkatnya jumlah pemedek dan pengunjung selama rangkaian upacara, sekaligus memastikan kegiatan berlangsung lancar, aman, dan tetap menjaga kesucian kawasan suci.

Karya Ngusaba Kedasa merupakan upacara keagamaan penting yang rutin digelar di Pura Batur dan diperkirakan mencapai puncaknya pada April 2026. Lonjakan kehadiran umat dari berbagai daerah mendorong panitia untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah sejak awal hingga akhir rangkaian kegiatan.

Pihak pengempon pura, pemerintah desa, serta komunitas lingkungan setempat telah menyusun dan menerapkan strategi terpadu untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah. Langkah ini difokuskan di area pura dan jalur akses menuju lokasi upacara selama seluruh rangkaian Karya Ngusaba Kedasa berlangsung, dengan tujuan menjaga kebersihan, kenyamanan, serta kelestarian lingkungan.

Sejumlah langkah konkret telah dilakukan, antara lain penyediaan tempat sampah terpilah (organik dan anorganik) di titik-titik strategis, mobilisasi tim kebersihan dan relawan yang bertugas secara bergiliran, serta penguatan edukasi kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selain itu, panitia juga menjalin koordinasi intensif dengan dinas terkait untuk memastikan pengangkutan sampah berjalan rutin dan tidak terjadi penumpukan, terutama saat puncak kegiatan. Salah satu prawartaka karya, I Made Sasmika, Senin (6/4) menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nilai kesucian upacara.

“Karya ini bukan hanya tentang pelaksanaan yadnya, tetapi juga bagaimana kita menjaga kesucian dan keharmonisan lingkungan di sekitarnya. Kebersihan adalah bagian dari upaya menjaga kesakralan itu sendiri,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pemedek dan pengunjung untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan selama mengikuti rangkaian upacara.

“Dengan lingkungan yang bersih, suasana persembahyangan akan menjadi lebih khidmat dan nyaman bagi semua pihak,” tambahnya.

Melalui langkah-langkah ini, pelaksanaan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Batur diharapkan dapat berjalan tertib dan lancar, sekaligus menjaga keasrian serta kelestarian alam kawasan Batur sebagai warisan bersama.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com