Gianyar, dewatanews.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar apel peringatan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar di Alun-alun Kota Gianyar, Minggu (19/4/2026). Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri unsur Forkopimda, DPRD Gianyar, jajaran pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gianyar I Made Mahayastra membacakan sambutan Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam sambutan itu disampaikan refleksi tentang pentingnya menjaga alam dan budaya Bali sebagai fondasi pembangunan daerah.
Tema HUT Gianyar tahun ini, “Prasada Bhakti Ulangun (Kemuliaan Pesona Gianyar)”, disebut mencerminkan perjalanan seni dan budaya Gianyar dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan.
Menurut Mahayastra, tema tersebut juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat soliditas dalam mempromosikan pariwisata sekaligus melestarikan seni tradisional sebagai identitas daerah.
“Momentum peringatan HUT ini juga dimaknai sebagai ajang evaluasi pembangunan sekaligus menatap masa depan di tengah berbagai tantangan dan dinamika global,” ujarnya.
Ia menambahkan, periode 2025–2030 menjadi tahap awal pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan dalam Bali Era Baru untuk 100 tahun mendatang. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak bersatu dan bergotong royong dalam semangat menyama braya.
Menurutnya, pembangunan di Kabupaten Gianyar merupakan bagian integral dari pembangunan Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dengan pola pembangunan semesta berencana yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi.
Dalam sambutan tersebut juga dipaparkan sejumlah langkah strategis Pemerintah Provinsi Bali, di antaranya penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital, pengendalian alih fungsi lahan, pengelolaan sampah berbasis sumber, penataan pariwisata berkualitas, pengembangan transportasi ramah lingkungan, serta penguatan keamanan dan ketertiban.
Seluruh program itu diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah, desa adat, tokoh masyarakat, akademisi, hingga dunia usaha. Dengan semangat gotong royong, Gianyar dan Bali diyakini mampu menghadapi tantangan global serta mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin bagi masyarakat.
Rangkaian apel juga diisi dengan pembacaan sejarah Gianyar, menyanyikan hymne dan mars Gianyar, serta penyerahan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan hadiah lomba kepada para pemenang yang telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan Pekan Budaya Gianyar.
Usai apel, Bupati Mahayastra menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-255 Gianyar tahun ini dirangkaikan dengan Pekan Budaya Gianyar yang berlangsung selama kurang lebih dua pekan. Berbagai kegiatan dan pertunjukan seni disebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
“Kita dukung terus pelestarian budaya. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, perlu sinergi dengan masyarakat untuk memajukan dan melestarikan karya seni Gianyar,” tegasnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan resepsi HUT serta pemberian penghargaan Parama Satya Budaya, Wija Kusuma, dan Citra Kara Nugraha sebagai bentuk apresiasi kepada seniman, budayawan, dan tokoh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pelestarian serta pengembangan budaya di Kabupaten Gianyar.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com