Pelatihan Perpajakan Berbasis Coretax DJP Dorong Profesionalisme UMKM dan BUMDes di Desa Baturiti - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

4/27/26

Pelatihan Perpajakan Berbasis Coretax DJP Dorong Profesionalisme UMKM dan BUMDes di Desa Baturiti


Tabanan, dewatanews.com - Upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha desa dalam menghadapi era digitalisasi administrasi keuangan dan perpajakan terus dilakukan melalui kegiatan Pelatihan Perpajakan Berbasis Coretax DJP yang diselenggarakan di ruang pertemuan Desa Baturiti, bekerja sama dengan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM Universitas Warmadewa. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pengurus Koperasi Desa Merah Putih.

Pelatihan ini menjadi bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Dosen-dosen Universitas Warmadewa dengan tujuan untuk meningkatkan literasi akuntansi, pengelolaan keuangan usaha, serta pemahaman perpajakan berbasis digital. Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap sistem administrasi perpajakan terbaru yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak, yaitu Coretax DJP, yang mulai diterapkan secara luas pada tahun ini.

Sejak awal kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Hal ini mencerminkan kebutuhan riil pelaku usaha desa terhadap peningkatan kapasitas di bidang pengelolaan keuangan dan perpajakan. Sebagian besar peserta belum melakukan pelaporan pajak karena belum terbiasa dengan system baru perpajakan.

Dalam sesi diskusi, terungkap bahwa tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM dan pengelola BUMDes meliputi minimnya literasi perpajakan, terutama terkait sistem digital terbaru. Kondisi ini berdampak pada rendahnya tingkat kepatuhan pajak serta terbatasnya kemampuan usaha dalam berkembang secara profesional.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali dengan pemahaman praktis mengenai pencatatan transaksi usaha, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta pengenalan dan praktik penggunaan sistem Coretax DJP. Selain itu, juga dilakukan pendampingan pelaporan pajak oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Warmadewa, terhadap beberapa pelaku usaha dan Koperasi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Perbekel Desa Baturiti, I Ketut Marta, SH, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan pelatihan seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di desa, khususnya dalam bidang pengelolaan usaha dan kepatuhan perpajakan. Menurutnya, perkembangan sistem perpajakan yang semakin digital menuntut masyarakat untuk lebih adaptif dan siap menghadapi perubahan. 

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM, pengurus BUMDes, dan koperasi semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik serta meningkatkan kesadaran perpajakan, terutama dengan adanya sistem Coretax yang baru diterapkan tahun ini,” ujar beliau.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan literasi akuntansi dan perpajakan akan berdampak langsung pada kemajuan ekonomi desa, karena usaha yang dikelola secara profesional akan lebih mudah berkembang dan dipercaya oleh berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan.


Pelatihan ini mencakup beberapa materi utama antara lain pengenalan perpajakan untuk pelaku usaha, dimana Peserta diberikan pemahaman mengenai kewajiban perpajakan, jenis pajak yang relevan bagi UMKM dan BUMDes, serta pentingnya kepatuhan pajak sebagai bagian dari legalitas usaha, serta pendampingan pelaporan Coretax DJP berupa pengenalan pada sistem Coretax DJP, mulai dari fungsi, cara penggunaan, hingga simulasi pelaporan pajak secara elektronik. Sesi ini menjadi sangat penting mengingat sistem tersebut merupakan kebijakan terbaru dalam administrasi perpajakan nasional, yang disampaikan oleh Bp. I Made Dwi Sumba Wirawan, SE,MSi., BKP dan Bp. Riza Edwindra, SE, SH, MSi., AK, CA, ACPA, CPA (AUS), BKP.

Melalui pelatihan ini, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam hal kemampuan pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan, kesadaran dan kepatuhan perpajakan, Profesionalisme pengelolaan usaha desa dan transparansi dan akuntabilitas keuangan Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa, khususnya dalam bidang administrasi keuangan dan perpajakan.
 
Para peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan mereka. Banyak di antara mereka yang berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pendampingan lanjutan agar implementasi di lapangan dapat berjalan optimal.

Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pendekatan edukatif dan aplikatif. Dengan meningkatnya kapasitas SDM, diharapkan BUMDes dan UMKM di Desa Baturiti dapat berkembang lebih mandiri, kompetitif, dan berdaya saing.

Transformasi menuju sistem administrasi yang tertib dan berbasis digital bukan hanya tuntutan regulasi, tetapi juga kebutuhan untuk meningkatkan kualitas usaha. Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan pelaku usaha, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi desa yang lebih kuat dan berkelanjutan.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com