Badung, dewatanews.com - Semangat perubahan dan harapan lahir dari balik tembok Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Grup musik warga binaan, GAJISI (Gadis Jeruji Besi), berkolaborasi dengan musisi Octav Sicilia merilis single bertajuk “Safer Societies” untuk menyambut 7th World Congress on Probation and Parole 2026 yang akan digelar pada 14–17 April 2026 di Nusa Dua, Bali.
GAJISI merupakan grup musik yang lahir dari kreativitas warga binaan Lapas Perempuan Kerobokan. Lebih dari sekadar wadah berkarya, GAJISI menjadi ruang ekspresi yang mendorong anggotanya untuk membangun rasa percaya diri, menumbuhkan harapan, serta menemukan identitas baru melalui musik.
Dalam karya perdananya ini, GAJISI menghadirkan warna musik yang sarat makna dan refleksi. Lagu “Safer Societies” dikemas dalam nuansa akustik yang menyentuh, menggambarkan perjalanan batin sekaligus harapan akan masa depan yang lebih baik. Setiap nada yang dimainkan mencerminkan proses pembelajaran dan transformasi diri para personelnya.
Kolaborasi dengan Octav Sicilia memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Dikenal sebagai musisi dan produser dengan karya bernuansa emosional dan reflektif, Octav juga aktif dalam berbagai proyek sosial dan kemanusiaan. Keterlibatannya dalam proyek ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan dan pemberdayaan warga binaan melalui seni.
Lagu “Safer Societies” sendiri diciptakan khusus untuk mendukung tema besar kongres internasional tersebut, yakni “Getting Smart on Justice, Healing Hearts & Safe Societies”. Melalui karya ini, GAJISI dan Octav Sicilia mengajak masyarakat untuk melihat bahwa perubahan adalah sesuatu yang nyata dan mungkin terjadi, bahkan dari ruang yang penuh keterbatasan.
Pesan tentang keadilan yang lebih humanis, pemulihan luka batin, serta peran setiap individu dalam menciptakan masyarakat yang aman menjadi inti dari lagu ini. Musik menjadi jembatan yang menghubungkan pengalaman personal dengan harapan kolektif akan masa depan yang lebih baik.
Saat ini, “Safer Societies” telah dapat dinikmati melalui platform musik digital seperti Spotify. Sementara itu, video musiknya juga telah resmi dirilis melalui kanal YouTube LPP Kerobokan.
Kehadiran karya ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas sekaligus menyampaikan pesan inspiratif dari balik tembok pemasyarakatan. GAJISI pun membuktikan bahwa mereka bukan sekadar band, melainkan simbol semangat perubahan yang lahir dari harapan.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com