Kabel Bawah Tanah di Ubud Dinilai Solusi Tepat, Satukan Estetika, Keamanan, dan Kelancaran Tradisi - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

4/26/26

Kabel Bawah Tanah di Ubud Dinilai Solusi Tepat, Satukan Estetika, Keamanan, dan Kelancaran Tradisi


Gianyar, dewatanews.com – Program penataan kabel utilitas melalui sistem bawah tanah di kawasan Ubud dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab persoalan klasik perkotaan, sekaligus mendukung keberlanjutan pariwisata dan budaya lokal.

Kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Selain menghadirkan wajah kota yang lebih rapi dan tertata, sistem ini juga meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan ruang publik.

Selama ini, jaringan kabel udara kerap menjadi sorotan karena dinilai mengganggu estetika kawasan wisata. Tidak hanya itu, kabel yang melintang di sejumlah ruas jalan juga berpotensi menimbulkan risiko, terutama saat terjadi cuaca ekstrem seperti angin kencang yang dapat merusak jaringan.

Dengan penerapan sistem bawah tanah, jaringan telekomunikasi ditanam melalui jalur khusus (ducting) yang terintegrasi. Metode ini dinilai lebih tahan terhadap gangguan eksternal, sekaligus mempermudah proses perawatan tanpa mengganggu aktivitas di permukaan.

Dari sisi sosial budaya, manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Di Bali, aktivitas adat dan keagamaan merupakan bagian penting kehidupan sehari-hari. Prosesi seperti ngaben yang melibatkan sarana upacara berukuran tinggi sebelumnya kerap terkendala kabel udara.

Kini, dengan tidak adanya kabel yang melintang di atas jalan, prosesi adat dapat berlangsung lebih lancar dan aman. Selain mengurangi hambatan teknis, kondisi ini juga menekan potensi kerusakan sarana upacara yang dapat berdampak pada biaya tambahan bagi masyarakat.

Dari perspektif pariwisata, penataan ini memperkuat citra Bali sebagai destinasi dunia yang mengedepankan keindahan dan kenyamanan. Kawasan Ubud yang selama ini dikenal sebagai pusat seni dan budaya kini tampil lebih bersih, memberikan pengalaman visual yang lebih baik bagi wisatawan.

Pemerintah daerah berharap penataan kabel bawah tanah dapat diperluas secara bertahap ke wilayah lain di Gianyar. Sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program ini.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur modern dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai budaya, menciptakan ruang hidup yang aman, nyaman, dan harmonis.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com