Jembrana, dewatanews.com - Polri terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis dan edukatif, dalam hal ini, kembali jajaran Polsek Melaya Polres Jembrana melakukan pembinaan penyuluhan (binluh) di SD Negeri 1 Candikusuma, Senin (20/4).
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut, diisi dengan memberikan edukasi terhadap kepala sekolah, guru, dan para siswa terkait pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah, termasuk pencegahan perundungan (bullying), keselamatan berlalu lintas bagi pelajar, larangan berkendara bagi anak di bawah umur, serta sosialisasi layanan darurat Call Center 110 Polri.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, melalui Kapolsek Melaya Kompol I Ketut Sukadana, menjelaskan pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan, sebagai bagian dari upaya preventif menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Sekolah merupakan salah satu lingkungan strategis dalam pembinaan karakter dan keamanan. Melalui kemitraan yang baik antara Polri dan pihak sekolah, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta terbentuk kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan,” terangnya.
Lebih lanjut, Kompol Sukadana menyebutkan, bahwa kehadiran Polri dalam hal yakni untuk terus hadir pada masyarakat.
"Kami tidak hanya menjaga keamanan saja, disini kami terus membangun kemitraan melalui pendekatan yang humanis dan edukatif," ujarnya.
Disisi lain, Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian Polri melalui kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan ini dinilai bermanfaat dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman sekaligus meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua terhadap pentingnya disiplin serta keselamatan.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com