Pemkab Gianyar Gelar Sayembara Logo Maskot “PADMAKARA”, Wadah Kreativitas Warga dan Penguatan Identitas Daerah - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

3/27/26

Pemkab Gianyar Gelar Sayembara Logo Maskot “PADMAKARA”, Wadah Kreativitas Warga dan Penguatan Identitas Daerah


Gianyar, dewatanews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar resmi menggelar Sayembara Desain Logo Maskot Daerah bertajuk “PADMAKARA” sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas dan citra daerah. Sayembara ini juga menjadi ruang partisipasi publik bagi para desainer, seniman, hingga masyarakat kreatif untuk menuangkan ide terbaiknya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, mengatakan pendaftaran sayembara telah dibuka mulai 26 Maret hingga 1 April 2026. Tahapan penjurian akan berlangsung secara bertahap, dimulai dari penjurian tahap I dan presentasi finalis pada 14 April 2026, dilanjutkan penilaian tahap II pada 17 April 2026, hingga pengumuman pemenang pada 18 April 2026.

“Sayembara ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mengabadikan karya sebagai simbol kebanggaan Kabupaten Gianyar,” ujarnya, Jumat (27/3).

Ia menjelaskan, logo maskot memiliki peran penting sebagai media strategis dalam memperkuat citra daerah, sarana promosi, sekaligus alat komunikasi visual yang efektif dalam berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pariwisata, pendidikan, hingga ekonomi kreatif.

Maskot “PADMAKARA” sendiri diangkat dari filosofi bunga padma (teratai), yang dikenal mampu tumbuh di lumpur namun tetap bersih dan indah. Filosofi ini melambangkan kemurnian dan keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Kelopak padma yang berjumlah delapan juga merepresentasikan delapan penjuru mata angin serta nilai-nilai suci dalam konsep Dewata Nawasanga,” jelas Sekda yang akrab disapa Gus Bem.

Lebih lanjut, sayembara ini bersifat terbuka dan berskala kabupaten, khususnya bagi masyarakat Gianyar yang memiliki keahlian di bidang desain grafis, seni rupa, ilustrasi, maupun bidang kreatif lainnya. Meski demikian, peserta diwajibkan memiliki KTP Gianyar.

Dalam ketentuannya, setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim satu karya desain yang harus orisinal, tidak melanggar hak cipta, serta tidak dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Karya juga tidak boleh pernah diikutsertakan dalam kompetisi serupa sebelumnya.

Pemkab Gianyar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika ditugaskan sebagai pelaksana sayembara dengan melibatkan tim juri dari kalangan praktisi desain, seniman profesional, serta akademisi yang memahami seni dan budaya.

Proses penjurian akan melalui sejumlah tahapan, mulai dari verifikasi administrasi dan kelengkapan karya, evaluasi kesesuaian dengan ketentuan lomba, hingga presentasi peserta yang lolos seleksi, sebelum akhirnya ditetapkan karya terbaik sebagai identitas visual resmi daerah.

Melalui sayembara ini, Pemkab Gianyar berharap dapat melahirkan logo maskot yang orisinal, berkarakter, dan berkelanjutan, serta mampu merepresentasikan semangat dan jati diri masyarakat Gianyar secara kuat dan membanggakan.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com