Gianyar, dewatanews.com - Puri Agung Gianyar akan menggelar Karya Palebon Ida Begawan Blibar (Anak Agung Gede Agung Brata) sebagai penghormatan terakhir atas wafatnya tokoh yang dikenal sebagai sulinggih sekaligus mantan pemimpin daerah tersebut. Upacara puncak palebon dijadwalkan berlangsung pada Saniscara Pon Ugu, Sabtu, 7 Maret 2026, dengan tingkatan Utamaning Utama menggunakan sarana Nagabanda.
Ida Begawan Blibar berpulang pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 13.30 WITA di RSUD Sanjiwani, Gianyar. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar puri dan masyarakat Gianyar.
Koordinator Karya Palebon, Anak Agung Alit Asmara, menjelaskan bahwa keputusan mengambil tingkatan utama telah melalui paruman semeton puri. Pertimbangan tersebut didasarkan pada kedudukan almarhum sebagai warih Ida Bhatara Manggis yang tergabung dalam pasemetonan Manggis Kuning, serta statusnya sebagai sulinggih dalam konsep Dwijati.
“Beliau bukan hanya penglingsir puri, tetapi juga seorang Rsi. Dalam konsep Dwijati, posisi tersebut memiliki konsekuensi pada tingkatan upacara. Karena itu diputuskan menggunakan sarana Nagabanda dalam palebon 7 Maret mendatang,” ujarnya, Selasa (3/3).
Ia menambahkan, prosesi palebon kali ini tidak menggunakan bade sebagaimana lazimnya upacara ngaben pada umumnya. Sebagai sulinggih yang telah melalui proses madwijati, sarana yang digunakan meliputi Padma Sari, Lembu Putih, dan Nagabanda.
“Karena beliau sudah madwijati dan menjadi Rsi, maka tidak lagi menggunakan bade, melainkan padma sari, lembu putih, serta Nagabanda. Ini bagian dari tata upacara untuk sulinggih,” jelasnya.
Rangkaian karya telah dimulai sejak 2 Maret 2026 dengan prosesi mendak Nagabanda dan melaspas. Sehari berikutnya dilaksanakan masiram, malelet, dan munggah tumpang salu. Prosesi berlanjut dengan ngareka kajang, ngaskara, matetangi, hingga pemargi nyuwung menjelang puncak karya.
Pada hari puncak, rangkaian diawali macaru dan marisuda bumi di setra adat. Layon akan dijemput dari Bale Sumanggen dengan iringan Tari Gambuh Masatya dan perangkat gambelan, kemudian dipundut menuju padma sebelum diiring ke setra untuk prosesi perabuan. Setelah itu, dilaksanakan tahapan nuduk galih, nguyeg galih, ngareka galih, nyupit, dan diakhiri dengan nganyut ke Pantai Masceti.
Pihak keluarga, Anak Agung Oka Wisnu Murti, mengungkapkan perjalanan spiritual almarhum tak lepas dari peristiwa musibah yang dialami pada 2010. Saat itu, almarhum bersama istri hanyut di pantai dan sempat dinyatakan hilang selama enam jam. Ia ditemukan selamat, sementara sang istri meninggal dunia. Peristiwa tersebut menjadi titik balik yang menguatkan tekad almarhum menempuh jalan spiritual hingga akhirnya madwijati dan menjadi sulinggih.
Semasa hidup, Ida Begawan Blibar dikenal luas sebagai figur pengabdian. Ia pernah bertugas sebagai pegawai di lingkungan Istana Negara dan menjabat Kepala Istana Kepresidenan Tampaksiring. Dalam dunia politik dan pemerintahan daerah, almarhum pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Bali serta menjabat Bupati Gianyar selama dua periode.
Menurut keluarga, penggunaan Padma Sari dan Nagabanda juga melanjutkan tradisi yang pernah dilaksanakan di lingkungan Puri Gianyar pada 1948, ketika istri Raja Gianyar diupacarai dengan tata cara serupa. Tradisi tersebut kini kembali dihadirkan sebagai bentuk kesinambungan adat dan penghormatan terhadap leluhur.
Bagi keluarga besar puri dan masyarakat Gianyar, Karya Palebon ini bukan sekadar prosesi pelepasan jasmani. Lebih dari itu, palebon dimaknai sebagai penghormatan atas jejak pengabdian almarhum sebagai pemimpin daerah, sulinggih, sekaligus pamucuk Semeton Manggis di Gianyar—sebuah perjalanan hidup yang menyatukan dharma kepemimpinan dan spiritualitas dalam satu tarikan napas sejarah Puri Agung Gianyar.


No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com