Gianyar, dewatanews.com – Ketua DPRD Gianyar, I Ketut Sudarsana, turun langsung ke lapangan meninjau kondisi jalan rusak di ruas Desa Keliki menuju Sebali, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.Sabtu (28/3).
Peninjauan ini dilakukan sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna.
Dalam kunjungannya, Sudarsana memastikan penanganan segera dilakukan guna mencegah dampak yang lebih luas, terutama potensi kecelakaan bagi warga yang melintas. Jalan berlubang di jalur tersebut diketahui kerap menyebabkan pengendara terjatuh, terlebih saat kondisi lalu lintas padat maupun saat hujan.
“Ini harus segera ditangani. Jangan sampai menimbulkan korban. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” ujar Sudarsana di sela-sela peninjauan.
Ia juga langsung menghubungi pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Gianyar untuk meminta penanganan darurat berupa penambalan sementara. Langkah ini diambil sambil menunggu pelaksanaan proyek perbaikan jalan secara menyeluruh.
“Kami sudah koordinasikan dengan dinas terkait untuk segera dilakukan penambalan sementara. Minimal bisa mengurangi risiko kecelakaan sambil menunggu perbaikan permanen,” tegasnya.
Selain meninjau kondisi jalan, Sudarsana juga tampak menyapa warga dan pengguna jalan yang melintas. Ia mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, mengingat kondisi jalan yang belum sepenuhnya aman.
Kehadiran Ketua DPRD Gianyar di lokasi juga menjadi bentuk komitmen dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia menegaskan bahwa infrastruktur jalan, khususnya di kawasan pariwisata seperti Tegallalang, harus menjadi prioritas perhatian pemerintah daerah.
“Gianyar ini daerah tujuan wisata. Infrastruktur jalan harus benar-benar diperhatikan. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan dan citra daerah,” tambahnya.
Sudarsana berharap, ke depan penanganan jalan rusak di wilayah Gianyar dapat dilakukan lebih cepat dan terencana, sehingga tidak lagi menimbulkan keluhan masyarakat maupun mengganggu aktivitas ekonomi dan pariwisata.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com