Badung, dewatanews.com – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali berkolaborasi dengan Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Bali untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing (WNA) di Bali. Kolaborasi ini diwujudkan melalui pemanfaatan platform digital Cakrawasi guna mempermudah pelaporan dan monitoring keberadaan orang asing di lingkungan perhotelan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (14/3) di Hotel Atanaya, dengan melibatkan pengurus dan anggota IHKA Bali serta jajaran Ditintelkam Polda Bali.
Pelaksana Tugas Kasubdit IV Ditintelkam Polda Bali, Ni Luh Komang Sri Subakti, mengatakan Bali sebagai destinasi pariwisata dunia setiap tahunnya menerima kunjungan jutaan wisatawan mancanegara. Tingginya mobilitas WNA tersebut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan sektor pariwisata.
Namun demikian, menurutnya, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan yang perlu diantisipasi secara bersama oleh seluruh pihak, termasuk pelaku industri pariwisata.
“Housekeeper merupakan garda terdepan di lingkungan hotel karena setiap hari berinteraksi langsung dengan tamu. Oleh karena itu, mereka memiliki peran penting dalam mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, para anggota IHKA Bali diberikan pemahaman terkait kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan serta mekanisme pelaporan melalui website Cakrawasi, yang dirancang untuk mempermudah koordinasi dan monitoring keberadaan warga negara asing.
Ketua IHKA Bali, Cadi, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kesadaran keamanan di lingkungan kerja, tetapi juga memperkuat peran tenaga housekeeping sebagai bagian dari elemen pendukung keamanan sektor pariwisata.
“Dengan adanya kerja sama ini, anggota IHKA dapat lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan hotel,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan teknis penggunaan website Cakrawasi oleh jajaran Subdit IV Ditintelkam Polda Bali. Selain itu, tim IT dari PT Paiza Indonesia Maju turut memberikan penjelasan terkait sistem dan mekanisme penggunaan platform digital tersebut.
Melalui pemanfaatan website Cakrawasi, diharapkan proses pertukaran informasi antara aparat keamanan dan pelaku pariwisata dapat berlangsung lebih cepat dan terintegrasi. Dengan demikian, pengawasan terhadap aktivitas orang asing di Bali dapat dilakukan secara lebih optimal, profesional, dan terkoordinasi.
Ke depan, sinergitas antara Ditintelkam Polda Bali dan IHKA Bali diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan, ketertiban, serta citra Bali sebagai destinasi pariwisata dunia yang aman, nyaman, dan terpercaya.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com