Tabanan, dewatanews.com - Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan secara simbolis senilai Rp1 miliar untuk perbaikan empat bangunan yang rusak di Pura Luhur Pucak Tinggah, Banjar Angseri, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Senin (30/3). Bantuan tersebut diberikan menyusul kerusakan bangunan pura akibat diterjang angin kencang pada Kamis (5/3) lalu.
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Desa Angseri saat itu menyebabkan sejumlah bangunan suci mengalami kerusakan cukup parah. Angin kencang merobohkan bangunan bale paruman serta beberapa pelengkap pura lainnya.
Empat bangunan yang terdampak meliputi bale paruman berukuran 18 x 7 meter dengan atap sirap bambu dan 24 pilar, bale murdamanik berukuran 5 x 5 meter, bangunan lumbung kelingking berukuran 2,5 x 2 meter, serta pelinggih penegtegan merta berukuran 1 x 1 meter.
Dalam keterangannya, Gubernur Koster menyatakan bahwa kerusakan yang terjadi memerlukan penanganan segera agar aktivitas keagamaan masyarakat dapat kembali berjalan normal. Ia meminta pihak pengempon pura segera mengajukan permohonan rehabilitasi.
“Tadi kita lihat bangunan ini rusak akibat terpaan angin kencang. Oleh karena itu, saya meminta pihak pengempon atau pengelola untuk segera mengajukan permohonan rehabilitasi,” ujar Koster.
Ia menambahkan, pemerintah provinsi sebenarnya telah menyiapkan alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1 miliar untuk perbaikan. Namun, berdasarkan hasil diskusi di lapangan, jumlah tersebut dinilai belum mencukupi kebutuhan rehabilitasi secara menyeluruh.
“Untuk sementara, kita gunakan dulu dana yang ada ini. Dalam proses pelaksanaan nanti, saya akan menambahkan bantuan dana agar dapat meringankan beban masyarakat dan memastikan pembangunan berjalan dengan baik,” katanya.
Pemerintah Provinsi Bali menurutnya menegaskan komitmen untuk mendukung percepatan pemulihan fasilitas keagamaan yang terdampak bencana, sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas adat keagamaan dan spiritual masyarakat setempat.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com