Gianyar, dewatanews.com - Kepedulian terhadap keselamatan bersama ditunjukkan warga Banjar Tatag, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Secara swadaya, warga setempat melakukan penambalan jalan berlubang di wilayahnya pada Senin (30/3).
Aksi gotong royong ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kembali kecelakaan karena sudah banyak korban yang terjatuh, terutama bagi pengendara yang melintas di jalur tersebut. Kondisi jalan yang berlubang dinilai membahayakan, terlebih pada malam hari atau saat hujan.
Dengan menggunakan campuran beton, warga berupaya memperbaiki kerusakan jalan secara sementara. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan sembari menunggu penanganan permanen dari pemerintah daerah.
Diketahui, jalur menuju Desa Taro dari arah Desa Keliki, khususnya di depan Pura Dalem adat setempat, mengalami kerusakan cukup parah dengan sejumlah titik berlubang.
Keluhan dari banyak masyarakat juga disampaikan ke klian banjar Dinas Banjar Tatag, I Made Suwena. Sehingga Ia mengajak pemuda dan beberapa masyarakat untuk melakukan aksi kecil penembelan sementara pada jalan tersebut dan ia menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan salah satu akses penting, tidak hanya bagi warga lokal tetapi juga sebagai jalur menuju destinasi pariwisata di Desa Taro.
“Arus kendaraan di jalur ini cukup padat, sehingga kondisi jalan berlubang sangat berisiko bagi pengguna jalan,” ujarnya.
Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Gianyar segera turun tangan melakukan perbaikan secara menyeluruh agar akses transportasi di wilayah tersebut kembali aman dan nyaman dilalui.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com