Gianyar, dewatanews.com - Lonjakan pasien terjadi di poliklinik RSUD Sanjiwani Gianyar pada Selasa (24/3), usai libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. Antrean panjang tak terhindarkan, bahkan terlihat mengular hingga ke luar ruang pelayanan sejak pagi hari.
Kondisi ini dipicu oleh penumpukan pasien yang sebelumnya dijadwalkan menjalani kontrol saat masa libur. Setelah layanan kembali normal, pasien datang secara bersamaan untuk mendapatkan penanganan medis.
Di lokasi, ruang tunggu tampak penuh sesak. Kapasitas tempat duduk yang terbatas membuat sejumlah pasien harus berdiri, bahkan ada yang terpaksa berbaring untuk mengurangi kelelahan selama menunggu giliran. Situasi ini diperparah dengan proses pendaftaran yang memakan waktu cukup lama, mencapai beberapa jam.
Salah satu keluarga pasien, I Made Gunung, mengaku telah datang sejak pagi namun harus menunggu hingga tiga jam hanya untuk proses administrasi.
“Dari pagi sudah datang, tapi antreannya panjang sekali. Semoga pelayanannya bisa lebih cepat,” ujarnya.
Meski demikian, sebagian masyarakat masih memaklumi kondisi tersebut. Mereka menyadari lonjakan pasien merupakan dampak dari tertundanya layanan selama libur panjang keagamaan yang berdekatan.
Wakil Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar, dr. Wawan, saat dikonfirmasi terpisah, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pasien sudah diperkirakan sebelumnya. Menurutnya, banyak pasien yang seharusnya mendapatkan pelayanan saat libur terpaksa dijadwalkan ulang.
“Pasien yang terjadwal saat libur akhirnya datang bersamaan setelah layanan kembali normal. Ini yang menyebabkan antrean membludak,” jelasnya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihak rumah sakit mengaku telah mengambil sejumlah langkah antisipatif, seperti menambah tenaga medis serta mengoptimalkan sistem pelayanan. Upaya ini dilakukan guna mempercepat proses penanganan dan mengurangi waktu tunggu pasien.
Selain itu, manajemen rumah sakit juga terus melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan, termasuk pengaturan jadwal pasien dan alur pendaftaran, agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.
Di tengah tingginya jumlah kunjungan, masyarakat diimbau untuk tetap bersabar dan mengikuti prosedur yang berlaku. Pasien juga disarankan memanfaatkan sistem pendaftaran lebih awal jika tersedia, guna menghindari antrean panjang.
Lonjakan pasien pascalibur panjang ini menjadi catatan penting bagi fasilitas layanan kesehatan, khususnya dalam mengantisipasi pola kunjungan masyarakat yang cenderung meningkat signifikan setelah periode libur nasional dan keagamaan.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com