2025, IPM Gianyar Naik dan Kemiskinan Turun - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

3/10/26

2025, IPM Gianyar Naik dan Kemiskinan Turun


Gianyar, dewatanews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gianyar Tahun Anggaran 2025, Selasa (10/3), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar.

Dalam rapat tersebut, Bupati Gianyar I Made Mahayastra memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah selama tahun 2025 yang menunjukkan tren positif di sejumlah indikator makro.
Dalam sambutannya, Mahayastra menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Gianyar yang telah memberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir.

“Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kabupaten Gianyar yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 pada sidang paripurna yang terhormat ini,” ujar Mahayastra.

Ia menjelaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Laporan tersebut memuat perkembangan kinerja pembangunan daerah sekaligus menjadi bahan evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Dalam pemaparannya, Mahayastra mengungkapkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gianyar pada tahun 2025 mencapai 80,96, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 80,23. Angka tersebut bahkan melampaui IPM Provinsi Bali yang berada di angka 79,37 serta rata-rata nasional 75,90, sekaligus menempatkan Gianyar pada kategori IPM sangat tinggi.

Selain itu, tingkat kemiskinan di Kabupaten Gianyar juga mengalami penurunan. Pada tahun 2025, angka kemiskinan tercatat 3,71 persen, turun dari 4,00 persen pada tahun 2024. Angka ini juga jauh lebih rendah dibandingkan tingkat kemiskinan nasional yang mencapai 8,25 persen.

“Tingkat pengangguran juga menurun dari 1,98 persen pada tahun 2024 menjadi 1,55 persen pada tahun 2025 atau sekitar 5.036 orang,” jelasnya.

Dari sisi ekonomi, Kabupaten Gianyar mencatat pertumbuhan sebesar 5,89 persen pada tahun 2025, meningkat dari 5,47 persen pada tahun sebelumnya. Angka tersebut juga berada di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali sebesar 5,82 persen dan nasional sebesar 5,11 persen.

Sementara itu, tingkat ketimpangan pendapatan yang tercermin dari Indeks Gini juga menunjukkan perbaikan, turun dari 0,29 pada tahun 2024 menjadi 0,275 pada tahun 2025, yang tergolong dalam kategori ketimpangan rendah.

Pada sektor keuangan daerah, pendapatan dalam APBD Tahun Anggaran 2025 dirancang sebesar Rp3,291 triliun, dengan realisasi mencapai Rp3,181 triliun atau 96,65 persen dari target. Realisasi tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,997 triliun atau 98,63 persen, serta pendapatan transfer sebesar Rp608 miliar lebih.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp3,306 triliun atau 77,46 persen dari rencana sebesar Rp4,268 triliun. Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp324 miliar lebih, sedangkan pengeluaran pembiayaan mencapai Rp175 miliar lebih.

Capaian pembangunan juga terlihat pada sektor pendidikan dan kesehatan. Rata-rata lama sekolah masyarakat Gianyar meningkat dari 9,84 tahun pada 2024 menjadi 9,93 tahun pada 2025, sementara angka harapan lama sekolah mencapai 14,12 tahun. Di bidang kesehatan, angka harapan hidup masyarakat juga meningkat menjadi 76,14 tahun.

Pada sektor ketahanan pangan, kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 11,35 persen. Produksi kelautan dan perikanan juga meningkat 3,9 persen, dengan cadangan pangan daerah mencapai 164,98 persen. Selain itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup turut meningkat dari 68,95 menjadi 71,67.

Di bidang reformasi birokrasi, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Gianyar meningkat menjadi 66,82. Selain itu, indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tercatat 3,49, serta Indeks Kepuasan Masyarakat mencapai 72,11.

Menutup penyampaiannya, Mahayastra berharap hubungan kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Gianyar dan DPRD dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Kami berharap koordinasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan, sehingga terwujud hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD,” tutupnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com