Tak Jera Ditertibkan, PKL Liar Kembali Kuasai Bahu Jalan Bypass IB Mantra - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

2/3/26

Tak Jera Ditertibkan, PKL Liar Kembali Kuasai Bahu Jalan Bypass IB Mantra


Gianyar, dewatanews.com – Upaya penertiban pedagang kaki lima (PKL) liar di sepanjang jalur Bypass Ida Bagus Mantra, Kabupaten Gianyar, terus dilakukan secara berkelanjutan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar. Meski penertiban telah dilakukan sebelumnya pada Senin (2/2) kemarin petugas kembali menemukan sejumlah PKL yang nekat berjualan di bahu jalan pada Selasa (3/2).

Penertiban difokuskan di jalur strategis Bypass IB Mantra, mulai dari Simpang Empat Pantai Purnama hingga wilayah Ketewel, Kecamatan Sukawati. Kawasan ini dinilai rawan pelanggaran karena kerap dimanfaatkan PKL untuk membuka lapak secara ilegal di bahu jalan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, I Putu Yuda Negara, menegaskan bahwa intensitas penertiban akan terus ditingkatkan menyusul masih maraknya PKL yang kembali berjualan meski sudah ditindak berulang kali.

“Walaupun penertiban sudah sering kami lakukan, masih saja ada PKL yang tercecer dan kembali membuka lapak di bahu jalan Bypass IB Mantra. Terhadap pelanggaran tersebut, kami tetap melakukan penindakan dan pengangkutan sampai mereka mau menunjukkan tempat berjualan yang benar dan layak,” tegas Yuda Negara.

Menurutnya, keberadaan PKL di bahu jalan tidak hanya mengganggu keindahan dan tata kota, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan karena dapat mengganggu arus lalu lintas.

Selain penertiban PKL, Satpol PP Gianyar juga menaruh perhatian serius terhadap penataan visual ruang publik. Yuda Negara menyampaikan bahwa spanduk-spanduk liar yang dinilai merusak estetika kawasan telah dibersihkan secara menyeluruh di seluruh kecamatan sejak sebulan terakhir.

“Saat ini yang tersisa hanya spanduk atau baliho yang berisi imbauan keselamatan berkendara. Kami awasi ketat agar spanduk liar tidak kembali memenuhi ruang publik secara sembarangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan visual di jalur utama semakin diperketat, mengingat kawasan Bypass IB Mantra kerap dilalui tamu negara dan pejabat pusat, sehingga harus mencerminkan wajah daerah yang tertib dan berwibawa.

Tak hanya fokus pada ketertiban umum, Satpol PP Gianyar juga mulai memperkuat aspek pencegahan kebakaran, khususnya di kawasan pura dan ruang publik yang rawan kebakaran akibat penggunaan api terbuka seperti dupa dan sarana upacara keagamaan.

Mulai bulan ini, Satpol PP dan Damkar Gianyar akan menggelar pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran tingkat pertama bagi pecalang dan juru sapuh pura di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar.

“Kami akan memberikan pelatihan agar pecalang dan juru sapuh pura memahami langkah awal penanganan kebakaran, termasuk cara memadamkan api kecil sebelum berkembang menjadi kebakaran besar,” jelas Yuda Negara.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menancapkan dupa dan menggunakan api di area pura, terutama saat musim panas dan cuaca kering yang meningkatkan risiko kebakaran.

“Penancapan dupa jangan sembarangan, apalagi dekat bahan yang mudah terbakar. Ini sering menjadi pemicu awal kebakaran di pura maupun bangunan suci,” pungkasnya.

Dengan langkah terpadu antara penertiban PKL, pengawasan spanduk, serta edukasi pencegahan kebakaran, Satpol PP Gianyar berharap kawasan Bypass IB Mantra dan wilayah Kabupaten Gianyar secara umum tetap tertib, aman, dan layak menjadi etalase daerah di tingkat nasional maupun internasional.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com