Gianyar, dewatanews.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Interprofesional Education (KKN IPE) Poltekkes Kemenkes Denpasar menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk warga Desa Lodtunduh pada Jumat (31/1). Kegiatan yang berlangsung di Desa Mawang Kaja ini melibatkan seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga lanjut usia, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus melakukan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular (PTM).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN IPE Poltekkes Kemenkes Denpasar bekerja sama dengan pihak puskesmas setempat untuk memberikan berbagai layanan kesehatan, antara lain pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, cek asam urat, konsultasi gizi, serta pemberian terapi komplementer. Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara bergiliran dengan pendampingan tenaga kesehatan.
Perwakilan Puskesmas yang turut bekerja sama dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa masyarakat Desa Lodtunduh mulai memperhatikan kesehatan mereka.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan masyarakat Desa Lodtunduh hari ini, sebagian warga sudah rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Penyakit tidak menular yang paling banyak ditemukan di Desa Lodtunduh adalah hipertensi, yang kemungkinan dipengaruhi oleh faktor obesitas dan gaya hidup” ujar Ayu Trisna selaku penanggung jawab program penyakit tidak menular di UPTD Puskesmas Ubud 1.
Antusiasme juga dirasakan langsung oleh masyarakat yang mengikuti kegiatan. Salah satunya Ni Ketut Rinti selaku masyarakat Desa Lodtunduh mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
“Terima kasih untuk adik-adik mahasiswa, masyarakat di sini jadi lebih dekat untuk cek kesehatan gratis. Kami juga senang saat adik-adik datang ke rumah-rumah untuk cek kesehatan.” ungkapnya
Sementara itu, I Nyoman Purna, S.Pd, M.Si selaku Dosen Pembimbing KKN IPE Poltekkes Kemenkes Denpasar harapan CKG yang dilakukan oleh mahasiswa ini nantinya dapat menjadi dasar bagi unit layanan kesehatan untuk tindak lanjut selanjutnya
“Melalui skrining ini, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Hasil pemeriksaan menjadi dasar tindak lanjut oleh layanan kesehatan setempat. Jika target belum tercapai, kegiatan dapat dilanjutkan melalui kunjungan rumah atau kegiatan lain selama KKN berlangsung” jelasnya.
Kegiatan CKG berjalan dengan tertib dan lancar hingga selesai. Diharapkan, melalui kegiatan ini masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya serta terdorong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Selain itu, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memberikan pelayanan kesehatan berbasis komunitas secara langsung.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com