Pemkab Gianyar Turunkan Tim Ahli, Genjot Percepatan Penurunan Stunting di 8 Desa - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

1/20/26

Pemkab Gianyar Turunkan Tim Ahli, Genjot Percepatan Penurunan Stunting di 8 Desa


Gianyar, dewatanews.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar terus memperkuat komitmennya dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting melalui pelaksanaan Pendampingan Tim Ahli yang menyasar delapan desa dengan prevalensi stunting di atas enam persen. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19–20 Januari 2026 sebagai tindak lanjut hasil Gerakan Pengukuran Serentak November 2025.

Pendampingan tersebut merupakan implementasi kebijakan nasional Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang menekankan intervensi spesifik dan sensitif secara konvergen, terpadu, dan berkelanjutan, serta melibatkan kolaborasi lintas sektor.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Ni Nyoman Ariyuni, Selasa (20/1), mengatakan pendampingan tim ahli bertujuan memastikan intervensi stunting di tingkat desa berjalan tepat sasaran dan berbasis data.

“Tim ahli yang terlibat berasal dari rumah sakit pemerintah maupun swasta, terdiri dari dokter spesialis anak (Sp.A), psikolog, nutrisionis, serta unsur pendukung lainnya. Mereka memberikan pendampingan langsung kepada balita sasaran, keluarga berisiko stunting, kader, dan perangkat desa,” ujar Ariyuni.

Ia menjelaskan, kegiatan ini fokus pada pemantauan tumbuh kembang balita, edukasi gizi, perbaikan pola asuh, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan stunting sejak dini.

Adapun delapan desa yang menjadi sasaran pendampingan adalah Desa Kedisan dengan 29 balita stunting (9 persen), Desa Taro 50 balita (8,8 persen), Desa Pejeng Kaja 25 balita (7,9 persen), Desa Pupuan 30 balita (7,8 persen), Desa Manukaya 47 balita (7,2 persen), Desa Puhu 20 balita (7,2 persen), Desa Singakerta 40 balita (7,1 persen), serta Desa Kelusa 16 balita dengan prevalensi 6,8 persen.

Melalui pendampingan tim ahli ini, Pemkab Gianyar berharap upaya intervensi stunting dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan, sehingga mampu menurunkan angka stunting secara signifikan.

“Target akhirnya adalah mewujudkan generasi Gianyar yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tutup Ariyuni.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com