Denpasar, dewatanews.com - Pemerintah Provinsi Bali memastikan banjir yang terjadi di kawasan Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, tidak berdampak pada pembangunan jalan shortcut Singaraja-Mengwitani. Infrastruktur strategis penghubung Bali Utara dan Bali Selatan tersebut tetap aman dan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana.
Gubernur Bali Wayan Koster merespon banjir yang terjadi di kawasan Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (11/1).
Koster menjelaskan, banjir yang sempat terjadi di wilayah Pancasari tidak menyentuh badan jalan maupun area konstruksi shortcut.
“Oh tidak, tidak kena. Shortcut-nya aman. Warga yang terdampak sudah dievakuasi dan ditangani bersama oleh pemerintah provinsi dan Kabupaten Buleleng,” ujarnya saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Bali, Rabu (14/1) pagi.
Ia memastikan infrastruktur strategis penghubung Bali Utara dan Bali Selatan tersebut tetap aman dan pengerjaannya berjalan sesuai rencana.
Banjir dipicu oleh curah hujan ekstrem yang sejak 2025 tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, bahkan menjadi yang tertinggi dalam 70 tahun terakhir.
Kondisi cuaca ini merupakan bagian dari siklus alam jangka panjang yang memengaruhi pola hujan di Bali. Beberapa tempo lalu, intensitas hujan serupa juga sempat memicu banjir di sejumlah kawasan lain.
Meski demikian, intensitas hujan saat ini mulai menurun dan dampak banjir relatif dapat dikendalikan. Di Pancasari, banjir tidak menyentuh badan jalan maupun area konstruksi shortcut.
Penanganan terhadap warga terdampak telah dilakukan bersama oleh Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng, sementara pengelolaan infrastruktur dan sistem drainase terus diperkuat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem ke depan.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com