Kelompok Ternak Sapi Sidha Mukti Kini Mulai Berikan Pakan Ramah Lingkungan - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

12/19/22

Kelompok Ternak Sapi Sidha Mukti Kini Mulai Berikan Pakan Ramah Lingkungan



Gianyar, dewatanews.com - Peternak Sapi Bali di Banjar Perean, Desa Pupuan, Tegallalang, Gianyar, kini mulai kembangkan ternak sapi dengan pola pakan ramah lingkungan. 

Dengan cara pemberian pakan terpola, berupa pakan jadi, petani setempat diajak untuk bagaimana beternak sapi modern, capi cepat naik timbangannya dan kotorannya yang bisa langsung di aplikasikan ke berbahai jenis tanaman. 

Penerapan pemberian pakan ini sejatinya di berikan oleh Kelompok Ternak Indramayu Jawa Barat untuk Kelompok Tani Sidha Mukti Banjar Perean, yang akan diterapkan dalam waktu enam puluh hari kedepan.  

Dr. David, Senin (19/12), yang langsung memberikan pendampingan program ini, dengan takaran pemberian pakan 3 -6 kg perhari, diasumsikan kenaikan hingga 3 kg perhari, ini sangat menguntungkam dibandingkan pemberian pakan rumput.

"Ya tergantung berat sapi, sehari bisa kita berikan 3 sampai 6 kg perhatinya," ungkapnya. 

Menurutnya sapi Bali masih menjadi sapi terbaik, dari sisi kwalitas daging, karena sapi Bali masih original dan alami. 

Inipun menjadi daya tarik, bagi semua kalanhan, karena daging sapindinilai rendah lemak, juga bisa menurunkan penyakit seperti kolesterol, asam urat dan penyakit lainnya. Olehnya sapi bali diharapkan tidak punah, dan bahkan bisa dikembangkan di wilayah lainnya. 

Sementara anggota DPRD Gianyar, asal Banjar Perean, I Ketut Sudiasa, sangat mendukung program ini, dan berharapmkan tetap mendapatkan dukungan pemerintah. 

Pihaknya juga akan mengusulkan adanya anggaran untuk mendukung program yang memihak petani ini. "Saya akan coba tetap usulkan adanya anggaran untuk mendukung program ini," sambutnya. 

Di Banjarnya, hampir seluruh warganya memelihara sapi dan sudah menjadi pekerjaan utama selain bercocok tanam. Bahkan sebelumnya, sapi asal Banjar Perean pernah menjadi juara lomba di Provinsi Bali, dan juara harapan satu di tiblngkat nasional. 

Sedangkan Ketua Kelompok Tani Ternak Sida Mukti, Banjar Perean, Desa Pupuan, I Wayan Rauh, dengan anggota 40 orang, kini pihaknya juga memelihara indukan sapi selain penggemukan. 

Masih tetap ditekuni hingga saat ini, ini menjadi pekerjaan yang menjanjikan untuk anggota kelompoknya. Terlebih adanya dukungan program pemberian pakan ramah lingkungan untuk sapi kelompoknya, sangat diharapkan ini akan semakin menguatkan peternak sapi.

"Saya sangat berharap ini akan membangkitkan petani, terutama lebih cepat untuk membesarkan sapi," harapnya. 

Jika sebelumnya penggemukan bisa hingga dua setengah tahun, dengan program ini diharapkan juga bisa panen lebih awal. Hanya saja pihaknya berharap program ini berkelanjutan dan tidak terputus ditengahnjalan, saat sapi sudah mulai masa pertumbuhan. (DN - Sty)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com