Bangkitkan Perekonomian Masyarakat, Desa Tejakula Kembangkan Rumpon - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

2/24/22

Bangkitkan Perekonomian Masyarakat, Desa Tejakula Kembangkan Rumpon


Buleleng,  dewatanews.com - Kabupaten Buleleng merupakan daerah yang memiliki luas pantai terpanjang di Bali dan juga geografisnya nyegara gunung. Kondisi sumberdaya alam ini tentunya menjadikan Buleleng memiliki beragam potensi.

Salah satunya di pesisir pantai Desa Tejakula, dimana perbekelnya memanfaatkan sumberdaya alam tersebut demi meningkatkan perekonomian masyarakat.

Perbekel Tejakula, Gede Diarsa saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (24/2) menyampaikan, dengan mempunyai pantai yang cukup luas, Desa Tejakula saat ini sudah mengembangkan salah satu jenis alat bantu penangkap ikan yang dipasang di laut atau biasa di kenal dengan rumpon. 

"Melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Kita tahun lalu sudah bantu 2 jenis rumpon kepada kelompok nelayan Segara Mekar. Rumpon itu yakni rumpon penangkap ikan dan rumpon dasar," ucapnya. 


Ditambahkan, adanya rumpon ini, diharapkan dapat membantu nelayan untuk membantu dalam menangkap ikan serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Lebih lanjut, Perbekel Diarsa mengatakan selain rumpon, terdapat pula beberapa potensi yang sudah dikembangkan di daerah pantai Desa Tejakula yakni : penghasil garam piramid, dan potensi terumbu karang. Selain itu, Desa Tejakula juga mempunyai wisata tracking. 

Tidak hanya itu, dari cagar budaya, di Desa Tejakula memiliki cagar budaya permandian kuda dan wayang wong yang sudah dikenal sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). 

Disamping itu, Desa Tejakula juga mempunyai tradisi yang unik, yakni upacara Dansil yang dilakukan setiap 10 tahun sekali dan termasuk mejarag caru yang diadakan sebelum perayaan nyepi tepatnya disaat pengerupukan. (DN -ADV)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com