Kasus Covid-19 Buleleng Melandai, Jumlah Isoter Hanya Delapan Orang - Dewata News

Breaking News

10/11/21

Kasus Covid-19 Buleleng Melandai, Jumlah Isoter Hanya Delapan Orang

 

Buleleng, dewatanews.com - Upaya Satgas Covid-19 dalam menekan dan mengendalikan kasus Covid-19 membuahkan hasil. Pasalnya kasus konfirmasi harian kian menurun, secara kumulatif pasien Covid-19 dalam perawatan sebanyak 25 orang, masih menjalani isolasi terpusat di Asrama Kampus Undiksha Singaraja yang berlokasi di Desa Jinengdalem sampai hari ini, Senin, (11/10) berjumlah 8 orang. 

 

Demikian diungkapkan Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng Ketut Suwarmawan,S.STP,.M.M saat memberikan informasi perkembangan kasus Covid-19 Buleleng di ruang kerjanya.

“Hari ini pukul  13.00 wita kedatangan pasien orang tanpa gejala-gejala ringan (OTG-GR) dari Kecamatan Tejakula seorang perempuan. Secara kumulatif jumlah pasien yang di isoter sebanyak 8 orang. Sisanya masih dalam perawatan. Ini menandakan kasus Covid-19 makin melandai,” jelas Suwarmawan yang juga selaku Kadis Kominfosanti Kab. Buleleng.

Suwarmawan menekankan, disiplin prokes Covid-19 seperti memakai masker yang benar, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir jangan sampai menurun. Di tengah kasus covid-19 yang melandai masih saja ada kasus yang terkonfirmasi. 

 

”Sekarang saja ada 2 orang yang terkonfirmasi dari Kecamatan Tejakula dan Sawan. Namun  kesembuhan juga ada sebanyak 1 orang dari Kecamatan Kubutambahan dan kasus meninggal dunia bertambah 1 orang dari Kecamatan Sukasada. Untuk itu jangan sampai lengah dengan prokes,” tegasnya.

Sementara itu terkait perkembangan data kasus Covid-19 Buleleng, Suwarmawan memaparkan secara kumulaif, kasus konfirmasi berjumlah 10.415 orang terdiri dari kesembuhan 9.859 orang, meninggal 531 orang  dan dalam perawatan 25 orang.(wd).

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com