Satgas Covid-19 Buleleng Masih Miliki 350 Bed Untuk Isoter - Dewata News

Breaking News

8/22/21

Satgas Covid-19 Buleleng Masih Miliki 350 Bed Untuk Isoter

 

Buleleng, dewatanews.com - Berkat kinerja yang baik dalam menangani Covid-19, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng dapat menjaga bed occupancy rate (BOR) pada fasilitas isolasi terpusat (Isoter) pada angka 51,79%. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng Ketut Suwarmawan melalui rilis persnya pada Minggu, (22/8).

Lebih jauh, dirinya mengungkapkan jumlah ketersediaan bed pada fasilitas isoter tersebut terdiri dari Asrama Kampus Undiksha Jinengdalem sebanyak 12 bed, SMA dan SMK Negeri Bali Mandara sebanyak 260 bed, dan Asrama Raider 900 (Kompi C) sebanyak 78 bed.

Dari keempat fasilitas isoter tersebut, secara keseluruhan Satgas Covid-19 Kab. Buleleng memiliki bed yang masih tersedia untuk pasien isoter baru sebanyak 350 bed.

Sementara terkait perkembangan penanganan Covid-19 pada hari ini, Suwarmawan menyebutkan terdapat konfirmasi baru sebanyak 24 orang yaitu Kecamatan Banjar 6 orang, Kecamatan Buleleng 5 orang, Kecamatan Busungbiu 2 orang, Kecamatan Sawan 3 orang, Kecamatan Seririt 2 orang, Kecamatan Sukasada 5 orang, Kecamatan Tejakula 1 orang. Meninggal sebanyak 6 orang.
Sedangkan kesembuhan sebanyak 79 orang yaitu Kecamatan Banjar 7 orang, Kecamatan Buleleng 36 orang, Kecamatan Gerokgak 4 orang, Kecamatan Kubutambahan 3 orang, Kecamatan Sawan 12 orang, Kecamatan Seririt 4 orang, Kecamatan Sukasada 10 orang, dan Kecamatan Tejakula 3 orang.

Secara kumulatif, kasus konfirmasi di Kabupaten Buleleng sebanyak 9.585 orang dengan rincian sembuh 8.467 orang, meninggal 428 orang, sedang dirawat di Buleleng 684 orang, dan sedang dirawat di luar Buleleng 6 orang.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com