Pemerintah Targetkan Satu Juta Vaksinasi Per Hari - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

6/14/21

Pemerintah Targetkan Satu Juta Vaksinasi Per Hari

 

Jakarta, dewatanews.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta agar vaksinasi COVID-19 yang tengah digulirkan pemerintah terus diakselerasi sehingga target cakupan vaksinasi harian 700 ribu di bulan Juni ini dan 1 juta di bulan mendatang bisa tercapai. Untuk mempercepat pelaksanaan tersebut Presiden menginstruksikan TNI dan Polri untuk turut melaksanakan vaksinasi.

Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi COVID-19, Senin (14/6), di Istana Merdeka, Jakarta.

“Beliau [Presiden Joko Widodo] sudah menugaskan TNI dan Polri untuk mendampingi bersama-sama dengan vaksinasi program melalui pemerintah daerah untuk bisa melakukan vaksinasi sampai 400 ribu per hari. Sehingga 600 ribu per hari akan melalui jalur pemerintah daerah, sedangkan 400 ribu per hari akan dilakukan melalui jalur sentral TNI dan Polri,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi dalam keterangan persnya usai mengikuti Rapat Terbatas.

Budi menambahkan, Presiden minta pihaknya untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi tersebut dapat berjalan dengan baik. “Kami diminta untuk memastikan koordinasi yang berjalan dengan baik dan juga suplai vaksinnya dilakukan dengan baik,” ujarnya.

Selain akselerasi vaksinasi, imbuh Menkes, Presiden juga menekankan pentingnya untuk memastikan implementasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) di lapangan.

“Arahan Bapak Presiden tadi bahwa, satu implementasi di lapangan untuk penerapan protokol kesehatan, PPKM Mikro, dan yang kedua akselerasi vaksinasi. Itu yang diminta untuk segera dijalankan,” tandasnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com