Tim Yustisi Kota Denpasar Terus Gencarkan Pemantauan Prokes - Dewata News

Breaking News

5/22/21

Tim Yustisi Kota Denpasar Terus Gencarkan Pemantauan Prokes

 

Denpasar, dewatanews.com - Tim yustisi Kota  Denpasar yang teridiri dari gabungan TNI, Polri, Satpol PP, serta Dishub kembali melaksanakan operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) skala mikro berbasis Desa/Kelurahan. Operasi penertiban dalam penegakan disiplin protokol kesehatan kali ini dilaksanakan di wilayah Jalan Gunung Galunggung dan di wilayah Pelabuhan Benoa, Sabtu (22/5).

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga, mengatakan pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) skala mikro berbasis Desa/Kelurahan. Yang mana kegiatan operasi kali ini menyasar wilayah Jalan Gunung Galunggung dan di wilayah Pelabuhan Benoa.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam operasi pemantauan hari ini terjaring sebanyak 12 orang pelanggar prokes. Dari total 12 orang pelanggar tersebut, 2 orang didapati tidak menggunakan masker dan 10 orang lainnya didapati menggunakan masker dengan tidak benar. Sesuai dengan Peraturan Gubernur, maka 2 orang pelanggar tersebut dikenakan denda administrasi sebesar Rp.100.000. Sedangkan 10 orang lainnya yang menggunakan masker dengan tidak benar hanya diberikan pembinaan dan edukasi serta sanksi fisik seperti push up sehingga untuk selanjutnya mereka dapat menggunakan masker maupun sarana prokes lainnya dengan benar, ujarnya.

“Dalam penerapan disiplin prokes ini, tim yustisi tidak semata-mata mencari kesalahan, namun terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah penularan virus, dan sesegera mungkin kita bisa terlepas dari lingkaran penyebaran virus Covid-19. Untuk itu kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan tetap mengikuti anjuran prokes dan menjaga kebersihan baik itu kebersihan diri maupun lingkungan,” pungkas Dewa Sayoga.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com