PSSI Sebut Fisik Pemain Timnas SEA Games Anjlok ke Titik Nol - Dewata News

Breaking News

2/10/21

PSSI Sebut Fisik Pemain Timnas SEA Games Anjlok ke Titik Nol

 

Jakarta, dewatanews.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebut fisik para pemain timnas yang mengikuti pemusatan latihan (TC) untuk persiapan SEA Games 2021 anjlok ke titik nol.

"Fisik mereka anjlok karena tidak ada kompetisi," kata Iriawan di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/2).

Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, kebugaran pemain membuat Shin kesulitan memberikan latihan pada awal-awal TC.

Iriawan melanjutkan, itulah yang membuat pelatih asal Korea Selatan fokus memperbaiki kebugaran pemain.

Iriawan ingin Shin memberikan menu latihan sama seperti timnas U-19 kepada skuad untuk SEA Games 2021 itu.

Shin dianggap berhasil membentuk timnas U-19 yang tangguh dalam waktu kurang lebih satu tahun dengan serangkaian latihan berat dari segi fisik, teknik dan taktik.

"Shin fokus meningkatkan fisik, mental dan disiplin. Taktik dan strategi akan menyusul. Saya meminta mereka dilatih seperti timnas U-19 karena target skuad ini medali emas SEA Games 2021," tutur Iriawan.

Shin Tae-yong tidak menyangkal fisik pemainnya buruk meski telah berlatih secara mandiri di tengah vakumnya kompetisi.

Para pemain timnas sudah tidak bertanding sejak Maret 2020.

"Jujur, sangat sulit bagi pemain jika liga tak bergulir satu tahun walau mereka latihan pribadi. Mereka perlu meningkatkan latihan fisik agar tetap kuat," kata Shin.

Timnas Indonesia tengah menjalani TC persiapan SEA Games 2021 di Jakarta pada 8-28 Februari 2021.

Rabu kemarin latihan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan berlangsung selama dua jam.

SEA Games 2021 akan digelar November-Desember di Vietnam. PSSI membidik medali emas untuk mengulangi prestasi serupa pada 1991.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com