Tokoh Puri Pemecutan Kecewa, Patung Mahottama di Catur Muka Tak Dapat Perhatian - Dewata News

Breaking News

12/16/20

Tokoh Puri Pemecutan Kecewa, Patung Mahottama di Catur Muka Tak Dapat Perhatian

 

Denpasar, dewatanews.com - Keberadaan Patung Ksatria Mahottama yang berlokasi di sebelah barat laut patung Catur Muka Kota Denpasar belakangan ini nyaris terlupakan, bahkan kurang dapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar.

Bahkan patung ksatria lambang Raja Badung yang juga Bupati Badung pertama itu menurut tokoh Puri Pemecutan A.A. Ngurah Putra Darmanuraga minim perawatan dimana warna patung mulai pudar.

“Patung Ida Cokorde Ngurah Gede Pemecutan X itu nyaris tak kelihatan karena terhalang reklame maupun material lainnya,” ujar Darmanuraga, Rabu (16/12) di kediamannya.

Dijelaskan, Patung Ksatria Mahottama yang menunggang kuda dan membawa pecut itu, menjadi pilihan arsitek Ir. Gelebet kala itu karena sangat terkesan dengan raja tersebut semasa hidupnya yang akrab disapa Cokorde Gambrong.
Darmanuraga menuturkan pada waktu itu Ir. Glebet yang mendapat tugas untuk mendesain Bank Dagang Bali tepat di sebelah kantor walikota ingin mengangkat apa yang telah dilakukan Raja Badung pertama tersebut semasa hidupnya.

Padatahun 2008 ada  permintaan dari pihak keluarga agar patung diperbaiki dan dilengkapi papan yang bertuliskan dalam 4 bahasa yaitu Bahasa Bali, Indonesia, Inggris dan Jerman terkait sejarah dan keberadaan patung.

Namun sampai sekarang hal itu belum terwujud. “Saya berharap patung ini bisa dirawat karena memiliki kaitan sejarah dengan  Badung. Terus terang saya merasa kecewa karena minimnya perhatian pemerintah terhadap patung itu,” jelasnya.

Dikatakan kalau memang  pemerintah mau  memperhatikan sejarah kerajaan Badung sebagai cikal bakal lahirnya Kota Denpasar mestinya menghargai patung ini sebagi monumen keberadaan kerajaan Badung, karena cikal bakal NKRI juga.

Darmanuraga berharapan siapapun yang menjadi pejabat di ibukota Provinsi Bali ke depannya agar merawat Patung Kstaria Mahottama ini. Apalagi Denpasar sebagai kota budaya tentu patung ini bisa mendukung sekaligus menjadi bagian dari pariwisata budaya.

IdaCokorde Ngurah Gede Pemecutan X sebagai raja terakhir Badung dan Bupati Badung pertama, lahir 12 Febuari 1903 dan wafat 17 Maret 1986. Raja Badung ini memiliki hobi berburu dan berkuda Sebagi seorang raja, Cokorde Gambrong berperan aktif dalam perjuangan mewujudkan NKRI. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com