Oknum Kepsek di Denpasar Bagikan Masker Paslon - Dewata News

Breaking News

12/3/20

Oknum Kepsek di Denpasar Bagikan Masker Paslon

 

Denpasar, dewatanews.com - Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar sebentar lagi akan dilaksanakan secara serentak pada Rabu 9 Desember mendatang. Masyarakat diharapkan menggunakan hak pilihnya sebaik-baiknya dengan hati nurani dalam memilih calon pemimpin Kota Denpasar lima tahun mendatang.

Dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar tanggal 9 Desember 2020 diharapkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Denpasar harus netral dalam menentukan pilihannya. PNS tidak boleh memihak salah satu pasangan calon.

Namun, aturan dan himbauan tersebut tidak diperhatikan oleh salah satu oknum Kepala Sekolah disalah satu Sekolah di wilayah Denpasar Timur. Oknum Kepala Sekolah secara terang-terangan membagikan masker dari pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 kepada para Guru yang ada disekolah tersebut.

Saat ini, ada dua pasangan calon yang yang bertarung dalam pemilihan Walikota Denpasar yaitu I Gusti Ngurah Jayanegara berpasangan dengan Kadek Agus Arya Wibawa (Paket Jaya-Wibawa Paslon nomor urut 1) dan Gede Ngurah Ambara Putra berpasangan dengan Made Bagus Kertha Negara (Paket AMERTA Paslon nomor urut 2).

Hal serupa juga terjadi di wilayah Banjar Eka Darma. Pada saat upacara pemelaspasan dan peresmian Gong Kebyar, Senin (30/11) bertepatan dengan Purnama Keenem yang merupakan bantuan dari pemerintah Kota Denpasar, diresmikan langsung oleh Paslon 1 yaitu Jayanegara yang didampingi wakil Arya Wibawa beserta tim pemenangannya.

Selain itu, Paslon 1 juga menyerahkan bantuan berupa seperangkat pakaian adat ke Pura kepada warga Banjar Eka Darma melalui Kelian Banjar yang selanjutnya diserahkan kepada Mangku Banjar, dan selanjutnya dibagikan kepada seluruh warga Banjar Eka Darma. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com