Terapkan Protokol Kesehatan, Parade Band di Buleleng Diajukan Ke Pusat Jadi Percontohan - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

8/14/20

Terapkan Protokol Kesehatan, Parade Band di Buleleng Diajukan Ke Pusat Jadi Percontohan

 

Buleleng, dewatanews.com - Parade Band “Senandung Merdeka, Sambut Bali Era Baru” akan diajukan ke Pemerintah Pusat menjadi percontohan pagelaran musik di Indonesia. Ditunjuknya parade band di Buleleng sebagai percontohan karena menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Kebijakan-kebijakan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Buleleng, mendapatkan apresiasi positif dari dr. Tirta. Seperti diketahui, dr. Tirta merupakan salah satu relawan covid dibawah naungan Pemerintah Pusat, sangat getol menyuarakan tentang bahaya penyebaran covid-19 ini. Kini dirinya mendapatkan tugas khusus dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia, untuk melakukan pemantauan pelaksanaan protokol kesehatan dalam dunia pariwisata yang akan menjadi destinasi percontohan di Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Ditengah tugasnya tersebut, dr. Tirta menyempatkan diri untuk berdiskusi dan meminta masukan kepada Bupati Buleleng terkait pembukaan pariwisata di tengah pandemi. Bupati Suradnyana menyambut baik kedatangan dr. Tirta dan langsung diterima di kediaman Bupati Buleleng beberapa waktu yang lalu. Dalam diskusi tersebut, Bupati Suradnyana menjelaskan kebijakan-kebijakan yang sudah diterapkan di Buleleng termasuk kebijakan pemeberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan musisi di Buleleng pada era tatanan kehidupan Bali era baru.

Usai berdiskusi, dr. Tirta mengaku terkesan dengan kebijakan di Buleleng. Termasuk terkait penyelenggaraan pementasan band yang diselenggarakan tepat di pinggir pantai. Menurutnya, banyak musisi-musisi di daerah lain yang ingin melakukan pementasan ataupun konser. Namun karena terbentur kebijakan, sehingga tidak mendapatkan izin. Melihat penyelenggaraan pementasan tersebut yang tetap mengedepankan protokol kesehatan, dr. Tirta mengatakan cara tersebut bisa menjadi acuan penyelenggaraan pementasan musik kedepannya.

"Even ini bisa menjadi percontohan untuk penyelenggaraan musik kedepannya. Saya nanti akan melaporkan ke pusat kegiatan tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST menyambut baik kedatangan dari rombongan dr. Tirta. Saat diminta pendapat terkait Inpres Nomor 6/2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum penerapan protokol kesehatan, dirinya pun meminta agar Inpres tersebut dievaluasi kembali. Pasalnya, untuk pencegahan penyebaran kasus suspek covid-19 jadi semakin susah. Ia menginginkan untuk isolasi terhadap pasien positif dikembalikan kepada Pemerintah Daerah.

"Saya menitip pesan agar disampaikan ke pusat, untuk isolasi biarkan Pemkab yang melakukan, karena ini menjadi persoalan serius. Kalau isolasi mandiri, semua keluarganya bisa kena. Di Buleleng sekarang ada klaster keluarga karena aturan baru ini," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here