Ngurah Ambara: Konsep Menyama Braya Jadi Prioritas Utama di Pilkada Kota Denpasar 2020 - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

8/26/20

Ngurah Ambara: Konsep Menyama Braya Jadi Prioritas Utama di Pilkada Kota Denpasar 2020

 

Denpasar, dewatanews.com - Mengenai sosok Gede Ngurah Ambara Putra, selain santun juga bijak dalam mengambil setiap keputusan yang menurutnya dirasakan sulit. Pada bulan April 2019, pada saat Pemilihan Legislatif (Pileg) dirinya sempat bertarung maju mencalonkan diri menjadi anggota DPD RI, meskipun hanya meraih suara 5 besar.

Kini, Ngurah Ambara kembali terpanggil untuk kembali bertarung maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Denpasar yang akan dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Dimana Ngurah Ambara ini maju sebagai Calon Wali (Cawali) Kota bersama pasangan calon Wakil Wali Kota Denpasar Made Bagus Kertanegara dengan mengusung Paket Amerta sepenuhnya diusung oleh Partai Koalisi yang tergabung di dalam Partai Golkar, Demokrat, NasDem, Hanura dan PSI.

Kemudian bagi Ngurah Ambara sendiri bisa maju di Pilkada 2020 untuk memilih Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Denpasar merupakan sebuah tantangan besar.

"Karena siapapun pemimpin Kota Denpasar yang terpilih nantinya harus benar-benar bisa melayani masyarakat, dan bisa memberikan perubahan kearah yang lebih baik," terangnya, Kamis (27/8).

Dikatakan, ketika diberikan kesempatan untuk kembali bertarung, maka itu adalah sebuah modal untuk kembali bisa mendekatkan diri ditengah-tengah masyarakat.

"Soal kalah-menang sudah biasa terjadi di dalam pertarungan. Intinya sekarang adalah kembali memperkenalkan diri dengan turun ke masyarakat, dan bertatap muka langsung dengan masyarakat," ucapnya.

Dijelaskan, dalam pertarungan ini tentu konsep Menyama Braya yang menjadi prioritas utama. Karena dengan konsep ini masyarakat akan bisa langsung bersentuhan dan bertatap muka dengan calon pemimpinnya.

"Memang kalau konsep Menyama Braya ditekankan di era modern sekarang ini, tanpa didasari dengan keikhlasan tentu sulit. Apalagi menjadi seorang pemimpin akan sepenuhnya di uji. Pemimpin itu ihlas atau tidak masyarakat yang bisa menilai," jelasnya.

Ditambahkan, mengenai program-program yang akan dijalankan untuk memajukan Kota Denpasar bila dipercaya dan dipilih menjadi Wali Kota Denpasar.

"Pertama, tetap akan melanjutkan program yang sudah berjalan. Kedua, bersama masyarakat akan pelan-pelan melakukan perubahan kearah yang lebih baik," tambahnya. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here