SPJ Ajak Petani Cengkeh Gunakan Pupuk Organik Cair yang Ramah Lingkungan - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

7/5/20

SPJ Ajak Petani Cengkeh Gunakan Pupuk Organik Cair yang Ramah Lingkungan

 
Buleleng, dewatanews.com - Permasalahan pohon cengkeh yang banyak mati, membuat petani cengkeh resah, hal ini perlu dicarikan solusi untuk menanggulangi hal tersebut. Untuk itu, Owner dan Founder Social Project Jyoti (SPJ) Dr. Komang Anik Sugiani, S.Pd.M.Pd mengajak petani cengkeh di Desa Mengening Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng untuk menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) pada pohon cengkeh.

Minggu (5/7) siang, kepada redaksi dewatanews.com Anik Sugiani mengatakan Pupuk organik cair adalah pupuk yang tersedia dalam bentuk cair, POC dapat diartikan sebagai pupuk yang dibuat secara alami melalui proses fermentasi sehingga menghasilkan larutan hasil pembusukan dari sisa tanaman, maupun kotoran hewan.  

"Bagi sebagian orang pupuk organik cair lebih baik untuk digunakan karena terhindar dari bahan-bahan kimia/sintetis serta dampak yang baik bagi kesehatan. Pupuk organik cair terdiri dari mikroorganisme yang berperan penting dalam membantu pertumbuhan tanaman," jelasnya.

Menurutnya, penggunaan POC sangat mudah, POC dicampurkan dengai air secukupnya kemudian disiram pada pohon cengkeh. Hal ini sangat bermanfaat bagi pohon cengkeh seperti yang diterangkan oleh salah satu petani di desa Mengening Ketut Suasa mengatakan, penggunaan POC sangat berdampak baik bagi pohon cengkeh, pohon cengkeh menjadi lebih subur dan mengurangi resiko diserang hama yang membuat pohon cengkeh mati.

Anik Sugiani mengatajan dengan penggunaan POC dapat mengurangi penggunaan pupuk berbahan kimia yang tidak ramah lingkungan, hal ini sangat bermanfaat bagi kesehatan dan udara lebih sejuk. Selain baik bagi kesehatan, POC juga bernilai ekonomis dan dapat dibuat sendiri, tentunya dengan cara yang benar.

"Mari merawat dan menanam, mulailah dengan hal-hal sederhana yang memiliki manfaat jangka panjang," tambahnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here