Dinsos P3A Bali Bantu Tiga Anak Yatim Asal Desa Sudaji - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

6/11/20

Dinsos P3A Bali Bantu Tiga Anak Yatim Asal Desa Sudaji


Denpasar, dewatanews.com - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Bali bertindak cepat setelah adanya pemberitaan di media terkait nasib malang yang menimpa tiga anak yatim asal Banjar Singkung, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng yang kini hanya bisa tinggal dan diasuh kakek, nenek, serta pamannya di sebuah gubuk di Jalan Patih Nambi, Banjar Tulang Ampiang, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.

Secara khusus tim Dinsos P3A Provinsi Bali meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga tersebut pada Kamis (11/6).

Dari informasi yang didapatkan, setelah ditinggal meninggal oleh ayahnya 9 bulan lalu, ketiga anak tersebut yakni Gede Suardika (9) masih duduk di kelas 4 SDN 6 Ubung, Kadek Sugiadnyana (6) yang akan masuk SD, dan Komang Budi Swari yang baru berumur 6 bulan juga ditinggal tanpa pamit oleh ibu kandungnya ke rumah orang tuanya di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Bali ketika di konfirmasi terkait hal ini mengatakan jika ketiganya setelah ditinggalkan ibunya kini diasuh oleh kakeknya, Ketut Parta (73), neneknya, Luh Ngebek (66) serta pamannya Ketut Artawan (31) tinggal di lahan seluas 1 are milik seorang warga Ubung Kaja.

"Untuk administrasi seperti akta sudah ada, hanya mereka tidak melaporkan diri ke aparat desa setempat dimana mereka tinggal saat ini," ungkapnya.

Sementara itu, Ketut Parta menceritakan, mereka merantau ke Denpasar sejak tahun 2005. Faktor ekonomi dan tidak ada pekerjaan di Buleleng membuat mereka terpaksa harus merantau.

"Saya merantau karena di Buleleng sudah tidak ada pekerjaan. Kalau tidak ada pekerjaan lagi di Denpasar ya saya pulang. Tapi karena masih ada, jadi saya tinggal di sini saja. Kalau dipaksakan pulang, nanti mau makan apa kita," jelasnya.

Pada kesempatan ini, Dinsos P3A Provinsi Bali menyerahkan bantuan berupa Beras 10 kg, Mie instan 20 bungkus, Minyak 1 liter serta Gula pasir 2 kg.

"Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka ditengah pandemi ini," imbuhnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here