Pulang dari Luar Negeri, 2 Warga Gianyar Alami Panas - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

3/26/20

Pulang dari Luar Negeri, 2 Warga Gianyar Alami Panas


Gianyar, dewatanews.com - Semakin merebaknya kasus Virus Covid-19 kini semakin meresahkan. Padahal sejatinya pemerintah sudah berupaya melakukan antisipasi dengan berbagai cara,  menggunakan masker, berdiam di rumah,  hingga pembatasan kegiatan melibatkan banyak orang.

Sebagian menilai cara ini ampuh dilalukan, termasuk menghimbau warga tidak keluar rumah dan melintas diperbatasan. Hanya saja, tidak sepenuhbya berjalan sempurna,  dua orang warga migran asal Kabupaten Gianyar kini malah mengalami panas dan sesak nafas,.

Dari informasi , kedua orang warga ini sebelumnya  bekerja di luar negeri. Salah satu warga yang datang dari Ukraina, dan sampat transit di Jakarta. Warga yang lolos  di Bandara Ngurah Rai ini, kini mengalami panas dan sesak nafas di wilayah Ubud. Sementara,  warga lainnya lagi yang datang dari Turki juga lolos dari bandara Ngurah Rai dan mengalami panas di wilayah Tegallalang.

Kelihan Dinas Banjar Gentong, I Wayan Sila, ( kamis 26/03) , mengakui jika warganya sempat mengalami panas dan sudah dilaporkan ke pihak terkait saat pengrupukan, " saya sudah sempat melaporkan ke pihak terkait, katanya saat dikonfirmasi.

Kelihan Dinas I Wayan Sila, sangat berharap pihak terkait datang ke rumah warganya untuk melakukan tindakan. Sila mengaku cemas dan kawatir, ini akan berdampak buruk bagi warga lainnya,"Ya biar warga tak cemas, petugas kami minta datang untuk memeriksa ke rumahnya,” harapnya.

Sedangkan Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga Sekda Gianyar, I Kadek Wisnu Wijaya, Kamis (26/3/2020) mengatakan bahwa dua orang warga tersebut akan dikunjungi oleh pihak puskesmas setempat terlebih dahulu.

Sesuai protokol akan diawali dengan pengambilan swab sample serta dilakukan karantina rumah selama 14 hari,“Pasien akan dikunjungi oleh puskesmas dan diadakan pengambilan swab sample serta harus karantina rumah 14 hari. Bila sakit, maka akan dijemput oleh satgas dan akan dirujuk ke rumah sakit rujukan,” ujarnya.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak panik menyikapi pandemi ini, “Saya minta masyarakat tetap tenang dan terus waspada,” pungkasnya. (DN - CiN)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here