Gek Diah Srikandi: Pasca Banjir Besar di Desa Penyaringan Jembrana, BWS Seger Carikan Solusi - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

2/18/19

Gek Diah Srikandi: Pasca Banjir Besar di Desa Penyaringan Jembrana, BWS Seger Carikan Solusi


Jembrana, Dewata News. Com - Melihat fenomena yang terjadi di lapangan terkait bencana banjir besar yang di alami warga lingkungan Bilikpoh, Desa Penyaringan, Kabupaten Jemberana baru-baru ini hingga mengalami kerugian mencapai Rp 2 Miliar dengan sebanyak 54 kk yang terkena dampaknya. 

Salah satu anggota komisi III DPRD Provinsi Bali,  Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedasteraputri Suyasa, SE, MM yang akrab disapa Gek Diah Srikandi pada hari Senin (18/2). "Pihaknya bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Dinas Kehutanan Provinsi Bali, BPDASHL Unda Anyar, dan KPH Bali Barat langsung meninjau lokasi pasca bencana banjir besar," ujarnya. 

Gek Diah Srikandi mengatakan, dari hasil tinjauan tersebut dientifikasi ada kayu-kayu besar yang hanyut bukan karena ulah manusia tetapi ini murni dari alam akibat besarnya tekanan air sehinga pohon-pohon di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) ikut terhanyut dan tercabut sampai akarnya. "Ini yang dirasakan menjadi salah satu penyebab banjir besar yang mengakibatkan DAS meluap hingga airnya sampai kerumah-rumah warga," terangnya.

Menurut Gek Diah Srikandi,  padahal potensi hutan di penyaringan dalam kondisi sangat baik dan memiliki sumber air yang banyak. Apalagi daerah tersebut  merupakan potensi yang luar biasa yang harus dijaga dan dilestarikan. Oleh karenanya dari BWS sendiri akan berkordinasi dengan pusat terkait anggaran terutamanya dalam hal penanganan infrastruktur terkait DAS yakni perlu adanya early warning system, normalisasi sungai, pembuatan senderan, dan jembatan penunjang DAS. 'Sementara peran Saya jika terpilih menjadi anggota DPRD Bali akan terus mengawal nantinya," ucapnya.

Gek Diah Srikandi menambahkan semoga apa yang menjadi perjuangan masyarakat untuk daerah yang dirasakan menjadi rawan banjir segera dapat di tangani terutamanya oleh BWS. Paling tidak BWS nantinya bisa menganggarkan terkait perbaikan infrastruktur dan sarana-prasarananya. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com