Gung Ronny: Bali Masih Dirasakan Darurat Narkoba - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 350)

1/30/19

Gung Ronny: Bali Masih Dirasakan Darurat Narkoba


Denpasar, Dewata News. Com - I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya yang akrab disapa Gung Ronny yang kini maju mencalonkan diri maju ke DPRD Bali lewat Partai Nasdem dapil Kota Denpasar nomor 5 ini menyimak dari banyaknya info yang muncul di media sosial (medsos) yang memperkirakan Bali sudah masuk dalam kategori darurat narkoba. 

"Itupun sesuai berdasarkan catatan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mana baru-baru ini setempat mencatat yakni tercatat sekitar puluhan ribu pengguna narkoba di Pulau Dewata. Jika pengguna narkoba masih banyak di Bali, maka dipastikan Bali masih darurat narkoba," ujar Gung Ronny, Rabu (30/1).

Dikatakan, melihat kondisi tersebut, sempat pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengadakan pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba di Bali yang sudah sekiranya dilaksanakan pada tahun 2018. Dimana pada saat itu, Asisten Deputi Urusan Kepemudaan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemmenko PMK), R Alfredo Sani Fenat, menyampaikan ke media sosial terkait peredaran narkoba di Indonesia dirasakan semakin menggila saja. 

"Bahkan menurut Sani Fenat saat itu menjelaskan kalau peredaran narkoba tidak hanya di kota-kota besar saja, namun sudah mulai merambah ke desa-desa," kata Gung Ronny di Denpasar.

Gung Ronny menambahkan,  melihat kondisi tersebut, mustinya kita sebagai masyarakat musti ikut peduli untuk tetap menjaga lingkunga,  daerah atau wilayah agar tetap aman dan nyaman dari narkoba. Paling tidak kita bersama-sama juga ikut menanggulangi agar peredaran narkoba tidak bertambah meluas keberadaannya. Somaga Bali kedepanya bisa terbebas dari narkoba. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com