Gelaran Perbasi Buleleng Cup III & Sport Dance Competition "Perawani" GOR Bhuana Patra - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

11/10/18

Gelaran Perbasi Buleleng Cup III & Sport Dance Competition "Perawani" GOR Bhuana Patra


Buleleng, Dewata News. Com - Gelaran Perbasi Buleleng Cup III & Sport Competition "merawani" penggunaan GOR Bhuana Patra Singaraja, setelah proses renovasi tuntas dengan menghabiskan dana Rp500 juta lebih.

Kegiatan olahraga bola basket Pengkab Perbasi Buleleng dibawah kendali Budi Sanjaya yang mulai digelindingkan pada hari Jumat (09/11) malam secara resmi dibuka Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, Drs. Nyoman Arta Widnyana.

Geliat Pengkab Perbasi Buleleng oleh Nyoman Arta Widnyana diharapkan terus berbenah guna memperbaiki capaian prestasinya dalam ajang Porprov Bali. 

"Dengan menggelar event dan pembinaan yang konsisten, Perbasi diharapkan mampu menyumbangkan medali bagi Buleleng di tingkat regional maupun nasional", kata Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng Nyoman Arta Widnyana berharap.

Selaku Ketua Umum KONI Buleleng, Nyoman Arta Widnyana menyatakan apresiasinya terhadap pelaksanaan kejuaraan bola basket yang rutin digelar Perbasi Buleleng. Dengan diikuti 40 tim selama 9 hari pelaksanaan, Arta Widnyana berharap melalui event ini akan terjaring atlet-atlet potensial yang bisa memperkuat Buleleng di Porprov Bali 2019 nanti di Tabanan.  

“Catatan sejarah dari Perbasi Buleleng ketika mengikuti Porprov, pernah meraih medali emas dua kali tahun 2007 dan 2013, kemudian 2015 dapat perunggu putra putri, tapi kemudian 2017 tahun lalu di Gianyar malah nihil. Oleh karena itu tentu kita berharap, kedepan Perbasi Buleleng terus berbenah, sehingga dengan demikian kita nantinya akan kembali lagi bisa meraih medali di Tabanan,” ucap Arta Widnyana.

Sementara itu Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali, IGN Oka Darmawan menyatakan sangat mendukung komitmen pengurus Perbasi Buleleng dalam menggelar kejuaraan. Pentingnya sebuah event untuk mengukur prestasi atlet juga harus diimbangi dengan hasil maksimal.

“Bahwa basket ini dan hampir semua cabang olahraga prestasi tidak instan, perlu proses panjang. Karena atlet itu bukan pemberian tapi diciptakan, berarti perlu proses yang sangat panjang, salah satunya harus ada event. Event makin banyak makin bagus, cuma nantinya perlu dipantau, 'output'nya harus prestasi,” kata Oka Darmawan.


Sebelumnya Ketua Umum Pengkab Perbasi Buleleng, Budi Sanjaya Putra menjelaskan, event yang digelar mulai 9-17 November 2018 mengusung tema “The Reunion” sebagai ajang berkumpulnya kembali para pecinta basket dan "legend" basket di Buleleng maupun dari luar Buleleng. Event ini juga sekaligus sebagai seleksi atlet menuju Porjar dan Porprov Bali 2019 nanti.

“Tahun ini Perbasi Cup yang ketiga kembali untuk bersama-sama di GOR Bhuwana Patra. Tujuan dari Perbasi Cup ketiga ini yang pertama untuk reuni yang kedua untuk seleksi atlet porprov di tahun 2019 di Tabanan. Seluruh pelatih sudah saya minta untuk mengamati semua pemain yang ada bermain disini, sehingga kita bisa mendapatkan bibit-bibit yang benar-benar handal dalam skill dan juga dalam hal attitude dan karakternya. Karena kalau hanya mengandalkan skill tapi attitudenya kurang bagus, itu tidak akan kita pakai,” tegasnya.

Budi Sanjaya menambahkan, event ini juga sekaligus sebagai seleksi atlet Porjar Bali 2019. Kuota peserta pun lebih banyak diberikan untuk tim SMP dan SMA/SMK putra putri, sehingga terbuka peluang untuk mencari bibit-bibit atlet handal di kalangan pelajar. 

Dari 40 tim yang mengikuti kejuaraan tersebut, terdiri dari 4 tim SMP putri, 7 tim SMP putra, 11 tim SMA/SMK putra, 7 tim SMA/SMK putri, 8 tim club putra dan 3 tim club putri. Perbasi Buleleng bertekad untuk mengirimkan tim basket putra putri dalam pelaksanaan Porjar maupun Poprov Bali 2019 mendatang di Tabanan. (DN - TiR).--

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com