Gusti Budiartha: Kesejahteraan Masyarakat Petani di Tabanan Perlu Diperhatikan - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

9/19/18

Gusti Budiartha: Kesejahteraan Masyarakat Petani di Tabanan Perlu Diperhatikan


Tabanan, Dewata News. Com - Bicara kondisi pertanian di Kabupaten Tabanan dirasakan harus ada yang lebih memperhatikan dengan baik yakni pemerintah. Karena di Kabupaten Tabanan sendiri masyarakatnya masih banyak menggantungkan hidupnya di sektor pertanian. Selama ini para petani dirasakan kurang mendapat sentuhan secara berarti.

"Sementara kondisi lahan pertanian mengalami penyusutan yang diakibatkan munculnya banyak bangunan baik rumah, hotel, villa, atau lainya,” ujar I Gusti Ketut Budiartha, SH yang biasa disapa Gusti Budiartha, Rabu (19/9).

Dikatakan, untuk mengantisipasi agar tidak terus terjadinya alih fungsi lahan di Kabupaten Tabanan, maka pemerintah harus bisa mengantisipasinya. Paling tidak pemerintah kedepanya bisa membantu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) petani dan produksinya, serta kehidupan keluarga petani yang musti juga terus mendapat perhatian. 

“Sejauh ini memang diakui sudah ada bantuan untuk peningkatan sarana-prasana buat petani, namun sejauh ini masih dirasakan kurang oleh petani. Jika perlu bantuan keringanan pajak tanah atau sawah juga musti lebih diperhatikan,” terang calon legeslatif (caleg) DPRD Bali dari Partai Golkar dapil Tabanan nomor urut 1 ini.

Lanjutnya, kalau tidak ada upaya rill dari pemerintah untuk bisa membantu masyarakat petani, maka ke depan bukan saja kehidupan petani yang merasakan dampaknya dari sebuah perubahan melainkan masyarakat Kabupaten Tabanan secara luas juga terkena dampaknya. 

“Apalagi keinginan utama masyarakat adalah bisa mengembalikan nama Kabupaten Tabanan sebagai lumbung berasnya Bali,” ucap mantan Kepala BNN Provinsi Bali ini.

Melihat kondisi sekarang ini, menurut Gusti Budiartha adalah masih banyak anak-anak petani yang putus sekolah yang dikarenakan ketidak mampuan orang tua dalam membiayai sekolah anak didiknya. Bahkan beban ekonomi dan sosial juga dirasakan cukup besar. 

“Selama ini pemerintah cendrung hanya fokus pada pembangunan semata, dan tidak mau tahu dengan keadaan kondisi masyarakat yang masih jauh dari garis kemiskinan,” jelasnya.

Ditambahkan, di Kabupaten Tabanan mayoritas masyarakatnya adalah masyarakat petani, maka itu sangat perlu diberdayakan dengan baik. Paling tidak dari segi perekonomiannya yang lebih bisa ditingkatkan. Karena selama ini kesenjangan perekonomi masyarakat sangat tinggi. 

“Apa yang muncul, rasa ketidakadilan dan menurunnya daya saing masyarakat lokal yang belum siap menerima perubahan yang terjadi dengan begitu cepatnya,” tambahnya. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com