PAS: Percepat Pembangunan di Buleleng, Pilih KBS~ACE Harga Mati! - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

1/14/18

PAS: Percepat Pembangunan di Buleleng, Pilih KBS~ACE Harga Mati!


Buleleng, Dewata News. Com — Bagi masyarakat Buleleng, khususnya jajaran PDI Perjuangan untuk memenangkan pasangan calon Wayan Koster ~ Cok.Ardana Sukawati sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur dengan slogan KBS~ACE guna mempercepat pembangunan merupakan Harga Mati!

Kenapa? Karena, Jani Be Nindihin Nyama Gelah, seperti ditegaskan Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST ketika dihubungi Dewata News.com usai kegiatan sosialisasi Paslon KBS~ACE di Gedung Olahraga (GOR), Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Minggu (14/01) sore.

”Menurut saya, kita bukan bicara partai saja, tapi nindihin nyama gelah turu uliBuleleng (Wayan Koster kelahiran Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula-red), sehingga saya minta pemahaman warga masyarakat di Kabupaten Buleleng. Saya membangun Buleleng ini untuk sinergitas antara provinsi, dan dari pusat sebagai 1 Jalur! Alangkah bagus dan indahnya, kalau orang Buleleng menjadi gubernur. Karena itu, kita butuh orang Buleleng jadi gubernur, untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Buleleng,” kata Putu Agus Suradnyana yang juga Bupati Buleleng asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini.

Harapan senada juga disampaikan dihadapan hampir seribu tokoh masyarakat, tokoh agama adat dan budaya, termasuk kalangan pemuda dari delapan desa di wilayah Kecamatan Sawan, Ketua Tim Pemenangan Pasangan (Paslon) KBS~ACE Pilgub Bali 2018 Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, SH.

Karena menurut Supriatna yang Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng ini, kalau tidak sekarang memilih gubernur Bali dari Buleleng, dikhawatirkan 20 tahun lagi belum tentu ada gubernur dari Buleleng.

”Untuk kali ini PDI Perjuangan mempunyai calon dari kader PDI Perjuangan berasal dari Buleleng dan sudah tiga kali periode di parlemen Senayan yang akademis, yakni Wayan Koster. Begitu juga, pendampingnya Cok. Oka Ardana Sukawati atau Cok ACE juga akademis sebagai pelaku pariwisata dan tulang punggung perekonomian Bali, adalah kepariwisataan,” kata Gede Supriatna yang juga Ketua DPRD Kabupaten Buleleng ini.

Karena itu, pada tanggal 27 Juni 2018 ini, Supit sapaan akrab Gede Supriatna mengajak warga masyarakat pemilih di Kabupaten Buleleng datang beramai-ramai ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah ditentukan dengan memilih KBS~ACE.

Supit yakin dan optimis, KBS~ACE menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023 dengan penerapan strategi Pembangunan Nasional Semesta Berencana memprioritaskan lima program, Buleleng akan sangat terbantu mempercepat pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari penerapan strategis Pembangunan Nasional Semesta Berencana diwujudkan melalui penyusunan lima program prioritas antara lain yaitu, pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, adat, agama, tradisi, seni dan budaya, serta pariwisata.

Sebelumnya tokoh masyarakat Desa Bungkulan yang anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali Gede Kusuma Putra ”membakar” semangat memantapkan kesiapan warga masyarakat di wilayah Kecamatan Sawan memilih KBS~ACE.

Mereka yang memenuhi GOR di Desa Bungkulan yang dekat dengan rumah tempat tinggal mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng dan mantan Bendahara DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Dewa Nyoman Sukrawan, datang dari Desa Lemukih, Desa, Sawan, Desa Bebetin, Desa Galungan, Desa Sekumpul, serta Desa Menyali, Desa Jagaraga dan Desa Bungkulan.

Tampak hadir pula Wakil Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi Bali yang juga Ketua DPC Taruna Merah Putih Kabupaten dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, mantan Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Buleleng yang mantan Wakil Ketua DPRD Buleleng, Ketut Sumardana. Bahkan, relawan setia Jokowi Kabupaten Buleleng Anthonius Sanjaya Kiabeni. (DN ~ TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com