Sosialisai FPK di Kelurahan Banyuning - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

5/16/17

Sosialisai FPK di Kelurahan Banyuning


Buleleng, Dewatanews.com -- Mulai hari Selasa (16/05) untuk tiga hari ke depan, para Lurah di Kabupaten Buleleng didampingi Camat Buleleng khususnya melakukan studi banding ke Bandung, Jawa Barat. Itu terungkap dari pengakuan Kasi Pemerintahan Kelurahan Banyuning Made Sukerta ketika menerima Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Buleleng yang diagendakan oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Selasa (16/05) jadi sasaran sosialisasi pembauran bangsa.
 
Karena surat dari Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng yang terkirim lebih dari seminggu tak diteruskan ke staf Kelurahan, sehingga Kasi Pemerintahan saat itu juga melalui sarana ponsel menghubungi para Kepala Lingkungan maupun Ketua RT di wilayah Kelurahan Banyuning. Hal ini menyebabkan, pelaksanaan sosialisasi molor lebih dari satu jam.
 
Kendati demikian Kasubbid Badan Penguatan Nilai-Nilai Ideologi dan Wasbang yang mewakili Keapala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Rudy bersama Ketua FPK Kabupaten Buleleng Ida Bagus Lilik Sudirga Raka beserta jajaran dengan sabar menunggu.
 
Mengawali kegiatan sosialisasi itu, Kasi Pemerintahan Kelurahan, Made Sukerta menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dimulainya pelaksanaan sosialisasi.
 
Mewakili Kepala Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Rudy mengatakan, melalui sosialisasi pembauran bangsa yang dilaksanakan FPK ini, pemerintah sangat berkepentingan berkaitan dengan pembauran kebangsaaan. Hal ini mengacu kepada Permendagri No.34 Tahun 2006 dan Keputusan Bupati Buleleng.
 
Menindaklanjuti amanah yang diberikan itu, Ketua FPK Kabupaten Buleleng Ida Bagus Lilik Sudirga Raka mengatakan, pihaknya secara terus meneruskan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sosialisasi FPK dan melakukan pemantauan terhadapberbagai kemungkinan yang terjadi, terkait dengan penyelenggaraan pembauran kebangsaandi wilayah Kabupaten Buleleng.
 
”Kendati memang kita akui bersama di daerah Bali, dan Kabupaten Buleleng khususnya konflik etnis maupun antar suku belum pernah terjadi, seperti di daerah lainnya di Indonesia, namun pemerintah bersama-sama seliuruh elemen masyarakat yang ada patut mewaspadai,” imbuhnya.
 
Sebagai juru bicara dalam sosialisasi pembauran bangsa, yakni IGM Arta Djaya Astawa dari Divisi Informasi dan Komunikasi FPK Kabupaten Buleleng saat itu mengajak menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Budi Aryani.
 
IGM. Arta Djaya Astawa yang juga Dewan Pengawas LPP RRI ini menekankan, adanya komunikasi secara berkelanjutan dengantokoh masyarakat dalam rangka tercapainya pemahaman pentingnya persatuan dan kesatuan. ”Perbefdaan adalah anugerah Tuhan demi tetap tegtaknya dan utuhnya NKRI, ucapnya penuh semangat.
 
Pembicara lainnya, yakni dari Divisi Hukum dan Pemberdayaan, Made Artaka yang notaris keren ini memberikan pemahaman tentang hukum yang beerlaku di NKRI, sehingga masyarakat menjadisadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara
 
Baik Kepala Badan Kesbangpol maupun Ketua FPK Kabupaten Buleleng berharap, setelah penyelenggaraan sosialisasi, bisa segera dibentuknya FPK di tingkat Kelurahan-Desa yang ada di Kabupaten Buleleng.
 
Mantan Lurah Banyuning, Jawa Sumena bersama komponen masyarakat setempat sepakat mendukung segera dibentuknya FPK Kelurahan Banyuning dengan harapan agar FPK Kabupaten dan Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng memediasi demi lancarnya pembentukan forum dimaksud.  (DN ~ TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com